Pembangunan Infrastruktur Perlu Kerja Sama BUMN Karya dan Swasta

Kamis, 15 Maret 2018 - 01:05 WIB
Pembangunan Infrastruktur...
Pembangunan Infrastruktur Perlu Kerja Sama BUMN Karya dan Swasta
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai akselarasi pembangunan infrastruktur perlu melibatkan kerja sama antara perusahaan BUMN Karya dengan swasta. Porsi keterlibatan swasta harus diperluas lagi.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang Konstruksi dan Infrastruktur, Erwin Aksa mengatakan, karena percepatan pembangunan infrastruktur saat ini perlu diimbangi dengan sasaran pembangunan itu sendiri, yakni untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan memajukan industri konstruksi dan infrastruktur nasional.

Menurutnya, pemanfaatan dari hasil pembangunan infrastruktur adalah yang paling penting sehingga grand design pembangunan infrastruktur perlu mendapat perhatian lebih oleh pihak-pihak terkait.

"Infrastruktur adalah salah satu dari pilar ekonomi, semua yang telah dibangun kita harapkan dapat berpengaruh positif pada pertumbuhan ekonomi kita. Tidak hanya itu, tetapi juga rantai pasok industri konstruksi dan infrastruktur itu harus dibangun bersama-sama melalui kerja sama BUMN dan swasta," kata Erwin dalam siaran pers, Rabu (14/3/2018).

Dalam acara Kadin Infrastructure Gathering Series ini, organisasi pengusaha ini membahas upaya melakukan akselerasi percepatan infrastruktur yang sedang berlangsung. Bersama BUMN dan swasta, Kadin membedah kendala-kendala yang terjadi selama ini.

"Tentunya, Kadin ingin agar peran dari swasta bisa memungkinkan untuk bisa bermitra dengan BUMN Karya agar swasta bisa ikut berperan dalam pembangunan," kata Erwin.

Dikatakan Erwin, selama ini proyek pemerintah yang strategis dan menjanjikan masih didominasi dikuasai oleh BUMN Karya. Lebih lanjut, ia menuturkan, saat ini proyek swasta mengalami penurunan dikarenakan harga pasar yang turun, begitu pula adanya tantangan pesaing dari luar.

Di sisi lain, Erwin mengungkapkan, kalau bicara infrastruktur di Indonesia sangat bermacam-macam yaitu listrik, perhubungan, migas, jalan dan sebagainya. "Di situlah sektor-sektor yang sedang bergelut saat ini dan potensinya sangat besar," ucapnya.

Namun, lanjut Erwin, masih banyak sektor yang masih belum mampu dikelola secara matang oleh BUMN Karya. "Di sektor perhubungan, BUMN masih belum matang, dan ini menjadi salah satu peluang bagi swasta," pungkas dia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waskita Jadi BUMN Karya...
Waskita Jadi BUMN Karya Paling Banyak Garap Proyek Infrastruktur
PPRE Rampungkan Proyek...
PPRE Rampungkan Proyek Pembangunan Jembatan Makarti
Intip Kinerja Hutama...
Intip Kinerja Hutama Karya, BUMN dengan Aset Jumbo di Klaster Infrastruktur
Beban Berat, Waskita...
Beban Berat, Waskita Karya Jual Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi
Waduh! Utang BUMN Karya...
Waduh! Utang BUMN Karya Diramal Ciptakan Mega-Krisis BUMN
Perbedaan BUMN Karya:...
Perbedaan BUMN Karya: Waskita, Hutama, Wika dan Adhi
Berita Terkini
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
43 menit yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
51 menit yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
2 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
3 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
4 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
Jurusan Kuliah yang...
Jurusan Kuliah yang Lulusannya Berpotensi Besar Kerja di BUMN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved