BPH Migas Gelar Operasi Patuh Penyalur di Jawa Barat

Sabtu, 17 Maret 2018 - 19:04 WIB
BPH Migas Gelar Operasi...
BPH Migas Gelar Operasi Patuh Penyalur di Jawa Barat
A A A
JAKARTA - Badan Pengatur Kegiatan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menggandeng Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan menggelar Operasi Patuh Penyalur (OPP) di Kabupaten Cianjur, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. Operasi tersebut berlangsung pada tanggal 15, 16 dan 17 Maret 2018.

"Melaksanakan amanat Undang Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi mengenai salah satu tugas dari BPH Migas yaitu menjamin ketersediaan dan pendistribusian BBM kepada masyarakat, untuk itu BPH Migas terus melakukan pengawasan terhadap kegiatan pendistribusian BBM yang salah satunya diwujudkan melalui Operasi Patuh Penyalur," ungkap anggota Komite BPH Migas M Ibnu Fajar dalam siaran pers, Sabtu (17/3/2018).

Ibnu menjelaskan, hal yang menjadi Pertimbangan dilakukan OPP di Jawa Barat kali ini adalah menindaklanjuti pengaduan masyarakat, berita di media serta hasil verifikasi volume BBM terhadap SPBU atau Penyalur yang diduga melakukan kecurangan atau penyalahgunaan BBM, khususnya BBM bersubsidi

Pertimbangan lainnya, kenaikan harga BBM umum jenis pertalite dan pertamax yang menyebabkan semakin melebarnya disparitas harga terhadap premium yang dikhawatirkan akan mempengaruhi tingkat penyelewengan BBM subsidi jenis solar. "Maka itu BPH Migas melakukan pengawasan dan pengecekan langsung ke penyalur," jelasnya.

Ibnu menambahkan, pengawasan secara terus menerus akan dilakukan oleh BPH Migas untuk memastikan ketersediaan dan pendistribusian BBM kepada masyarakat tetap terjamin serta meminimalkan penyalahgunaan BBM subsidi di tingkat penyalur

Adapun hasil dari OPP yang dilaksanakan di Jawa Barat antara lain, di SPBU No 34 432 13 yang berlokasi di Kabupaten Cianjur terdapat indikasi kecurangan serta pelanggaran. Kecurangan yang dilakukan oleh penyalur ini adalah dengan mengoplos jenis BBM pertamax dengan premium. Kondisi saat ini menerangkan bahwa SPBU 34 432 13 sudah dilakukan tindakan dengan menutup sementara SPBU oleh pihak Kepolisian dan dalam pembinaan PT Pertamina (Persero).

Kemudian, SPBU 34 40 221 yang berlokasi di Kota Bandung ditemukan tidak tersedia pasokan jenis BBM premium. Namun SPBU ini tidak melakukan pelanggaran maupun kecurangan. Sementara, di SPBU 34 40 305 yang berlokasi di Bandung Utara dilakukan penyegelan terhadap salah satu nozzel, dikarenakan belum dilakukan tera oleh Direktorat Metrologi.

"Ketersediaan dan pendistribusian BBM kepada masyarakat menjadi hal yang sangat vital dalam menjalankan roda kehidupan, oleh karena itu, BPH Migas tetap konsisten akan mengawal dan mengawasi agar ketersediaan serta pendistribusian BBM bagi masyarakat tetap terjamin," tegas Ibnu.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPH Migas Pastikan Distribusi...
BPH Migas Pastikan Distribusi BBM Kalimantan Barat Terkendali
Penyaluran Pertalite...
Penyaluran Pertalite 30 Juta KL di 2023, Lebih Rendah dari Target
Digitalisasi Pertamina...
Digitalisasi Pertamina Turut Andil Pastikan Distribusi BBM Tepat Sasaran
BPH Migas: Pasokan dan...
BPH Migas: Pasokan dan Distribusi Energi Selama Nataru Aman Terkendali
BPH Migas Kunjungi Kabupaten...
BPH Migas Kunjungi Kabupaten Kubu Raya Pastikan Penyaluran BBM
BPH Migas Harap Kuota...
BPH Migas Harap Kuota BBM Subsidi Cukup Hingga Akhir Tahun
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
9 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
10 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
10 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
11 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
11 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
12 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved