Arcandra: Cadangan Migas Indonesia Hanya Sampai 12 Tahun

Selasa, 27 Maret 2018 - 10:19 WIB
Arcandra: Cadangan Migas...
Arcandra: Cadangan Migas Indonesia Hanya Sampai 12 Tahun
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar mengatakan Indonesia memiliki cadangan minyak bumi sekitar 3,3 miliar barel. Namun cadangan ini pun tidak akan berlangsung lama.

Dengan asumsi produksi konstan 800.000 barel per hari (bph) tanpa adanya temuan cadangan baru, maka dalam 11 hingga 12 tahun ke depan, Indonesia tidak mampu memproduksi minyak bumi lagi.

"Tapi ini mungkin tidak 11-12 tahun ke depan, karena produksi akan turun. Tahun depan mungkin turun menjadi 700.000 bph dan seterusnya," ujar Arcandra dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Arcandra pun menginginkan adanya faktor teknologi dan temuan cadangan baru agar keberlangsungan produksi minyak bumi di Indonesia tetap terjaga. Mengingat, teknologi eksploitasi minyak bumi saat ini hanya dapat mengambil 40%-50% cadangan minyak dari dalam perut bumi.

"Sampai saat ini belum ada teknologi yang bisa menguras lebih. Selama belum bisa menemukan teknologi itu, kita tidak akan bisa memproduksi lebih dari itu. Untuk gas lebih baik, karena kita masih (memiliki cadangan) 25-50 tahun ke depan," katanya.

Lebih lanjut Arcandra menjelaskan, cadangan terbukti minyak Indonesia yang mencapai 3,3 miliar barel tersebut bukanlah cadangan yang melimpah. Bila dibandingkan dengan cadangan terbukti minyak dunia, hanya setara dengan 0,2%. Selain itu, Reserve Replacement Ratio (RRR) Indonesia juga dinilai masih rendah.

"Kita hanya mampu reserve replacement ratio 50%. Itu adalah rasio berapa banyak yang kita ambil terhadap berapa banyak (cadangan minyak) yang kita temukan. Kita dua kali lebih banyak mengambil daripada menemukan, sementara negara-negara tetangga RRR-nya banyak yang di atas 100%," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sumbang 30% Produksi...
Sumbang 30% Produksi Nasional, Blok Cepu jadi Produsen Minyak Terbesar di Indonesia
Pemerintah Pesimistis...
Pemerintah Pesimistis Target 1 Juta Barel Minyak Tercapai di 2030
Waduh! Cadangan Minyak...
Waduh! Cadangan Minyak RI Bisa Habis 9,5 Tahun Lagi
Target 1 Juta Barel...
Target 1 Juta Barel Minyak di 2030 Dinilai Tak Realistis, Begini Jawaban Kementerian ESDM
Nasib Minyak Indonesia:...
Nasib Minyak Indonesia: Berjaya di Zaman Soeharto, Kini Jadi Net Importir
5 Fakta Ladang Minyak...
5 Fakta Ladang Minyak Negara Guyana yang Menggemparkan, Jadi Incaran Perusahaan Global
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
51 menit yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
11 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
11 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
12 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
12 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved