Menteri PANRB Sebut 1,6 Juta PNS Hanya Jadi Beban

Selasa, 27 Maret 2018 - 16:01 WIB
Menteri PANRB Sebut...
Menteri PANRB Sebut 1,6 Juta PNS Hanya Jadi Beban
A A A
JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur menyatakan bahwa saat ini ada 1,6 juta Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang jadi beban negara. Pasalnya, mereka hanya memiliki keahlian (skill) administratif.

Padahal, dengan perkembangan teknologi sekarang ini dibutuhkan birokrat yang tidak hanya memiliki kemampuan administratif melainkan juga kemampuan teknologi dan mengikuti perkembangan zaman.

Dia mengatakan, jumlah aparatur sipil negara di Tanah Air mencapai 4,3 juta orang. Namun, dari jumlah tersebut lebih banyak didominasi oleh tenaga kerja administratif. Dengan kemajuan teknologi seperti sekarang ini, para PNS tersebut bisa saja tergantikan oleh mesin dan teknologi.

"Saat ini jumlah ASN nasional 4,3 juta lebih, dengan porsi terbesar selain guru adalah tenaga administratif sebesar 1,6 juta. Dan dapat menjadi beban menghadapi tantangan ke depan," katanya dalam acara Presidential Lecture CPNS Hasil Seleksi 2017 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Menurutnya, yang dibutuhkan pemerintah saat ini adalah tenaga kerja yang memiliki kemampuan khusus. Oleh sebab itu, saat ini pemerintah terus memperbaiki sistem perekrutan CPNS agar sesuai kompetensi yang diharapkan.

"Rekrutmen dan seleksi CPNS fokus utama pemerintah untuk memperbaiki aparatur sipil saat ini. Indonesia dan dunia sedang menghadapi industri 4.0. Untuk itu perlu disiapkan SDM aparatur yang berintegritas profesional, menguasai IT, bahasa asing, dan kemampuan networking," tandasnya.

Hal senada dikatakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. menurut dia, para CPNS harus bisa memanfaatkan teknologi untuk menunjang kinerja birokrasi. Pasalnya, perkembangan teknologi yang terus terjadi bukan tidak mungkin akan menggantikan peran manusia yang tidak memiliki keterampilan khusus.

"Anda sibuk update di Instagram sendiri, tapi tidak pernah belajar untuk menjadikan smartphone untuk berkontribusi dalam birokrasi," cetusnya.

Berdasarkan studi dari McKinsey, kata dia, setidaknya ada 52 jenis pekerjaan yang nantinya akan tergantikan oleh mesin dan teknologi. Bukan tidak mungkin, hal ini akan terjadi pula kepada birokrat yang tidak memiliki keterampilan khusus.

"Tadi juga dibilang oleh Pak MenPAN-RB (Asman Abnur) bahwa sekarang ada 1,6 juta tenaga administratif. Menurut McKinsey, 52 jenis pekerjaan yang tidak kompetitif akan hilang," imbuh dia.

Saat ini, tambahnya, dari 4 juta jumlah PNS di Tanah Air hampir sebagian besar merupakan pegawai administrasi yang mudah digantikan teknologi. Oleh karena itu, hal ini perlu diantisipasi sejak awal oleh para CPNS dengan terus mengikuti perkembangan teknologi.

"Dari 4 juta lebih ASN yang menjabat struktural tidak lebih dari 10%, sebagian besar justru buat pengawai administrasi yang paling mudah digantikan teknologi. Oleh karena itu untuk menjaga karir, perlu untuk menambah nilai tambah dengan belajar," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Provinsi di Indonesia...
10 Provinsi di Indonesia dengan Jumlah PNS Terbanyak
Kendala e-Materai, Pendaftaran...
Kendala e-Materai, Pendaftaran Seleksi CPNS 2024 Diperpanjang
10 Provinsi dengan Jumlah...
10 Provinsi dengan Jumlah PNS Terbanyak, Nomor 1 Bukan Jakarta
4 Perbedaan PNS Pusat...
4 Perbedaan PNS Pusat dan Daerah, Gajinya Besaran Mana?
Kenaikan Tunjangan Kinerja...
Kenaikan Tunjangan Kinerja PNS Tuai Kontra Pegawai Swasta
Kabar Gembira! Lowongan...
Kabar Gembira! Lowongan Ribuan PNS Bakal Dibuka di Daerah
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved