China Serang Balik Tarif Impor Tinggi AS, 128 Produk Jadi Incaran

Senin, 02 April 2018 - 12:13 WIB
China Serang Balik Tarif...
China Serang Balik Tarif Impor Tinggi AS, 128 Produk Jadi Incaran
A A A
BEIJING - China dikabarkan telah memberlakukan tarif impor berkisar 15% hingga 25% pada 128 produk asal Amerika Serikat (AS) di antaranya, termasuk daging babi dan anggur. Langkah Beijing tersebut merupakan aksi balasan setelah Presiden AS Donald Trump menaikkan tarif bea masuk atas dua komoditas impor baja dan alumunium pada awal Maret, lalu.

Dilansir BBC, Senin (2/4/2018) produk-produk tersebut secara total bernilai USD3 miliar pada tahun 2017. Pemerintah China mengatakan, langkah ini diambil untuk menjaga keseimbangan dan kepentingan China yang disebabkan oleh tarif baru AS. Negeri Tirai Bambu -julukan China- sebelumnya mengutarakan tidak ingin memicu perang dagang tetapi tidak akan duduk jika ekonomi mereka terluka.

Sementara Trump sempat melontarkan pernyataan bahwa perang dagang sangat baik dan bakal dengan mudah dimenangkan oleh AS. Bahkan pihak Washington disebutkan sudah mengumumkan rencana untuk menargetkan kenaikan tarif impor lanjutan yang nilainya bisa mencapai hingga puluhan miliar dolar terhadap impor China ke Negeri Adidaya itu.

AS menerangkan, hal ini sebagai respons terhadap praktik perdagangan yang tidak adil di China yang mempengaruhi perusahaan-perusahaan AS. "Ketika suatu negara (AS) kehilangan banyak miliaran dolar dalam perdagangan dengan hampir setiap negara dimana ia berbisnis. Maka perang dagang itu baik, dan mudah dimenangkan. Contoh, ketika kita kehilangan USD100 miliar dengan negara tertentu dan mereka menjadi senang, jangan berdagang lagi - kita menang besar. Mudah!" kicau Trump.

Beberapa produk yang terkena dampak yakni aluminium AS dan babi beku yang akan dikenakan tarif tambahan 25% dari sebelumnya. Sedangkan makanan Amerika lainnya termasuk kacang, buah segar dan kering, ginseng hingga anggur akan terkena kenaikan 15%. Batang baja yang digulung juga akan mendapatkan kenaikan dengan nilai yang sama.

Keputusan kebijakan perdagangan yang dilakukan AS, kata kementerian perdagangan China, sudah merusak parah sistem perdagangan multilateral. Selain itu, kebijakan tersebut juga mengganggu tatanan perdagangan internasional. Karena itu pihak China mengutarakan tarif baru ini merupakan tindakan pembalasan berdasarkan keputusan Trump untuk menaikkan bea atas impor baja dan aluminium.

Akan tetapi sebelum libur panjang Paskah, Trump meneken memorandum eksekutif terkait pengenaan tarif impor terhadap produk-produk China senilai hingga USD60 miliar. Trump menyebut, ini adalah satu dari banyak kebijakan yang bakal diterapkan AS terhadap China sebagai pembalasan atas tuduhan pencurian kekayaan intelektual selama bertahun-tahun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
China Melemah! Disebut...
China Melemah! Disebut Tak Akan Menyalip Ekonomi AS Sampai 2080
China Kalahkan Amerika...
China Kalahkan Amerika Serikat sebagai Negara Terkaya di Dunia
Perusahaan China Makin...
Perusahaan China Makin Banyak Masuk Daftar Hitam AS
Bangun Ekonomi Konsumen...
Bangun Ekonomi Konsumen Skala Besar, China Buka Pasar Bagi Perusahaan Semua Negara
Berita Terkini
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
53 menit yang lalu
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
2 jam yang lalu
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
2 jam yang lalu
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
2 jam yang lalu
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
4 jam yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
5 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved