Bursa Asia Tak Bertenaga, IHSG Berakhir Tambah 51,58 Poin

Senin, 02 April 2018 - 16:34 WIB
Bursa Asia Tak Bertenaga,...
Bursa Asia Tak Bertenaga, IHSG Berakhir Tambah 51,58 Poin
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan, Senin (2/4/2018) berakhir semakin melesat ke zona hijau untuk meneruskan cacatan positif sepanjang hari ini. Bursa saham Tanah Air ditutup bertambah 51,58 poin atau setara dengan 0,83% menjadi 6.240,57.

IHSG pada perdagangan sesi siang semakin kokoh melonjak 37,01 poin atau 0,60% ke level 6.226,00 sedangkan tadi pagi bursa Tanah Air dibuka menguat di posisi 6.199,74 dengan kenaikan 10,75 poin yang setara 0,17%. Kemarin, IHSG ditutup melompat 48,15 poin atau 0,78% ke posisi 6.188,99.

Sektor saham dalam negeri kebanyakan bergerak meningkat di perdagangan sore dipimpin lonjakan tertinggi aneka industri 2,86% diikuti konsumer yang menguat 1,56%. Sedangkan kejatuhan terdalam dialami sektor perkebunan dan industri dasar yang sama-sama kehilangan 0,66%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp5,97 triliun dengan 7,60 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp235,68 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,09 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,85 triliun. Tercatat sebesar 229 saham menguat, 166 melemah dan 113 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Astra International Tbk. (ASII) naik Rp250 menjadi Rp7.550, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA) bertambah Rp100 menjadi Rp7.600 dan PT PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) melonjak Rp78 ke posisi Rp392.

Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) turun Rp710 menjadi Rp4.090, PT XL Axiata (EXCL) melemah Rp90 menjadi Rp2.430 serta PT M Cash Integrasi Tbk. (MCAS) menyusut Rp80 menjadi Rp2.780.

Seperti dilansir CNBC, pasar saham Asia mengakhiri perdagangan pertama kuartal tahun ini dengan catatan lebih lemah, ketika investor masih mempelajari langkah China yang bakal membalas tarif impor tinggi kepada Amerika Serikat (AS). Sebanyak 128 produk asal Negeri Paman Sam menjadi incaran China yang bakal kenaikan tarif impor dari 15% hingga 25%.

Indeks patokan, Nikkei Jepang kehilangan kekuatan di akhir sesi perdagangan usai ditutup turun 0,31% atau 65,72 poin pada level 21.388,58. Indeks Topix yang lebih luas juga merosot sebesar 0,44% dengan hanya lima dari 33 indeks sektor yang mencetak kenaikan pada sesi penutupan.

Di sisi lain indeks Kospi, Korea Selatan tergelincir 0,07% untuk menutup perdagangan awal bulan April 2018 ini pada posisi 2.444,16. Saham perusahaan besar di antaranya Samsung Electronics meluncur bebas hingga 1,38%.

Pasar saham di daratan China sedikit variatif hingga perdagangan sore saat omposit Shanghai ditutup lebih rendah sebesar 0,16% ke level 3.163,86 dan komposit Shenzhen bertambah 0,16% hingga ada di posisi 1.856,66. Sedangkan bursa saham di Australia, Hong Kong dan Selandia Baru masih ditutup pada hari Senin di awal bulan April untuk liburan Paskah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
Intip Rekomendasi Saham...
Intip Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini Saat IHSG Berpeluang Menghijau
Diprediksi Masih Betah...
Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Ini Rekomendasi Menu Saham Hari Ini
Berita Terkini
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
20 menit yang lalu
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
49 menit yang lalu
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
1 jam yang lalu
Grand Filano Ramai di...
Grand Filano Ramai di Medsos, Warganet Soroti Bobot Ringan hingga Irit BBM
1 jam yang lalu
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
2 jam yang lalu
Tarif Listrik Juli-September...
Tarif Listrik Juli-September Tak Naik, Cek Harga per kWh Semua Golongan
2 jam yang lalu
Infografis
Tak Cocok di Eropa dan...
Tak Cocok di Eropa dan Asia, McLaren Terkuat Cuma Dijual di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved