Harga Minyak Dunia Melesat Saat Stok AS Menyusut
Kamis, 05 April 2018 - 10:52 WIB
Harga Minyak Dunia Melesat Saat Stok AS Menyusut
A
A
A
TOKYO - Harga minyak dunia menjaga tren positif untuk terus mendaki pada perdagangan hari ini, Kamis (5/4/2018) didukung oleh data pemerintah Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan adanya penurunan stok minyak mentah. Sebelumnya WTI dan Brent sempat menyentuh posisi terendah dua pekan ketika China menetapkan tarif impor tinggi bagi produk AS hingga memunculkan kekhawatiran tentang adanya perang dagang.
Dilansir Reuters hari ini, harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei tercatat naik 19 sen atau 0,3% di level USD63,56 per barel pada pukul 0140 GMT setelah sempat turun 14 sen. Sementara harga minyak mentah berjangka Brent London bulan depan untuk pengiriman Juni bertambah 20 sen yang setara 0,3% pada posisi USD68,22/barel.
Lonjakan harga minyak dunia ditopang menyusutnya persediaan minyak mentah AS mencapai 4,6 juta barel pekan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk peningkatan 246.000 barel, seperti ditunjukkan data EIA pada hari Rabu. Stok bensin juga lebih rendah 1,1 juta barel dari ekspektasi analis sebelumnya yang meramal kejatuhan 1,3 juta barel.
Minyak juga mendapat dukungan dari membaiknya pasar saham AS dan survei Reuters yang menunjukkan produksi minyak OPEC jatuh pada Maret ke level terendah 11 bulan karena penurunan ekspor Angola, pemadaman Libya dan penurunan lebih lanjut dalam output Venezuela. Minyak mentah berjangka Shanghai September tidak diperdagangkan karena liburan publik di China, setelah jatuh 0,8 persen pada hari Rabu. Perdagangan Shanghai akan dilanjutkan pada hari Senin.
Dilansir Reuters hari ini, harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei tercatat naik 19 sen atau 0,3% di level USD63,56 per barel pada pukul 0140 GMT setelah sempat turun 14 sen. Sementara harga minyak mentah berjangka Brent London bulan depan untuk pengiriman Juni bertambah 20 sen yang setara 0,3% pada posisi USD68,22/barel.
Lonjakan harga minyak dunia ditopang menyusutnya persediaan minyak mentah AS mencapai 4,6 juta barel pekan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk peningkatan 246.000 barel, seperti ditunjukkan data EIA pada hari Rabu. Stok bensin juga lebih rendah 1,1 juta barel dari ekspektasi analis sebelumnya yang meramal kejatuhan 1,3 juta barel.
Minyak juga mendapat dukungan dari membaiknya pasar saham AS dan survei Reuters yang menunjukkan produksi minyak OPEC jatuh pada Maret ke level terendah 11 bulan karena penurunan ekspor Angola, pemadaman Libya dan penurunan lebih lanjut dalam output Venezuela. Minyak mentah berjangka Shanghai September tidak diperdagangkan karena liburan publik di China, setelah jatuh 0,8 persen pada hari Rabu. Perdagangan Shanghai akan dilanjutkan pada hari Senin.
(akr)
Lihat Juga :