Rupiah Siang Lesu, IHSG Menjaga Tren Positif
Kamis, 05 April 2018 - 12:46 WIB
Rupiah Siang Lesu, IHSG Menjaga Tren Positif
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I hari ini berbalik lesu saat sebelumnya masih mencoba menguat. Tergelincirnya mata uang Garuda saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedikit terkoreksi dibandingkan sesi pembukaan, namun tetap menjaga tren positif.
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.764/USD atau menyusut dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.763/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.760-Rp13.770/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.765/USD atau tercatat sedikit membaik dari kemarin pada posisi Rp13.766/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.757-Rp13.772/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada posisi Rp13.767/USD. Posisi ini cenderung tertekan dari posisi kemarin di level Rp13.760/USD.
Tren pelemahan Rupiah juga terlihat pada data SINDOnews bersumber dari Limas, yang menunjukan siang ini berada pada posisi Rp13.764/USD. Posisi rupiah tercatat turun empat poin dari sebelumnya Rp13.760/USD.
Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan masih berada dalam jalur positif dengan tambahan 23,90 poin atau 0,39% menjadi 6.180,99 sedangkan pagi tadi menguat ke level 6.209,61 lewat peningkatan 50,51 poin yang setara 0,86%. Kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup ambruk ke level 6.157,10 usai kehilangan 71,92 poin.
Sektor saham dalam negeri mayoritas masih bergerak menguat ketika sektor infrastruktur memimpin dengan lonjakan tertinggi 1,39% diikuti penguatan sektor pertambangan sebesar 1,38%. Di sisi lain pelemahan terdalam menimpa sektor keuangan mencapai 0,16%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,79 miliar dengan 7,21 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp99,28 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,74 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,64 triliun. Tercatat 230 saham naik, 123 turun dan 147 saham stagnan.
Beberapa sahan yang menguat di antaranya PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA), PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL). Sementara saham yang melemah yakni PT Jaya Trishindo Tbk (HELI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) serta PT MAP Boga Adiperkasa Tbk. (MAPB).
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.764/USD atau menyusut dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.763/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.760-Rp13.770/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.765/USD atau tercatat sedikit membaik dari kemarin pada posisi Rp13.766/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.757-Rp13.772/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada posisi Rp13.767/USD. Posisi ini cenderung tertekan dari posisi kemarin di level Rp13.760/USD.
Tren pelemahan Rupiah juga terlihat pada data SINDOnews bersumber dari Limas, yang menunjukan siang ini berada pada posisi Rp13.764/USD. Posisi rupiah tercatat turun empat poin dari sebelumnya Rp13.760/USD.
Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan masih berada dalam jalur positif dengan tambahan 23,90 poin atau 0,39% menjadi 6.180,99 sedangkan pagi tadi menguat ke level 6.209,61 lewat peningkatan 50,51 poin yang setara 0,86%. Kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup ambruk ke level 6.157,10 usai kehilangan 71,92 poin.
Sektor saham dalam negeri mayoritas masih bergerak menguat ketika sektor infrastruktur memimpin dengan lonjakan tertinggi 1,39% diikuti penguatan sektor pertambangan sebesar 1,38%. Di sisi lain pelemahan terdalam menimpa sektor keuangan mencapai 0,16%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,79 miliar dengan 7,21 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp99,28 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,74 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,64 triliun. Tercatat 230 saham naik, 123 turun dan 147 saham stagnan.
Beberapa sahan yang menguat di antaranya PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA), PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL). Sementara saham yang melemah yakni PT Jaya Trishindo Tbk (HELI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) serta PT MAP Boga Adiperkasa Tbk. (MAPB).
(akr)
Lihat Juga :