Kawasan ASEAN Tegaskan Komitmen Integrasi Keuangan

Minggu, 08 April 2018 - 20:01 WIB
Kawasan ASEAN Tegaskan...
Kawasan ASEAN Tegaskan Komitmen Integrasi Keuangan
A A A
JAKARTA - Gubernur bank sentral dan menteri keuangan ASEAN kembali menegaskan komitmen untuk mengimplementasikan integrasi keuangan di kawasan sesuai kerangka masyarakat ekonomi ASEAN 2025. Gubernur Bank Indonesia (BI ) Agus DW Martowardojo saat menghadiri pertemuan tahunan tingkat Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan ASEAN Ke-4 yang dilaksanakan pada 6 April 2018 di Singapura mengatakan, BI mendukung rencana aksi strategis untuk menciptakan sektor keuangan kawasan yang stabil, terintegrasi, dan inklusif.

Dia melanjutkan, dalam pertemuan yang mengangkat tema 'Resilience and Innovation' tersebut, gubernur bank sentral dan menteri keuangan ASEAN menggarisbawahi pentingnya menjaga kestabilan ekonomi makro dan resiliensi sistem keuangan di kawasan di tengah masih tingginya ketidakpastian global serta perkembangan inovasi teknologi di sektor keuangan.

Gubernur bank sentral dan menteri keuangan ASEAN juga menyambut baik langkah-langkah yang telah dilakukan untuk memastikan inisiatif integrasi dapat berjalan dengan baik, antara lain terkait pemantauan risiko makro dan keuangan secara teratur, pemantauan Key Performance Indicators (KPIs) sebagai alat evaluasi kemajuan integrasi, serta persiapan bersama menghadapi ekonomi digital.

"Selain itu, inisiatif integrasi keuangan di sektor perbankan, asuransi, dan pasar modal yang telah ditempuh juga diharapkan dapat semakin meningkatkan arus perdagangan dan investasi antara negara ASEAN," kata Agus dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (8/4/2018).

Lebih lanjut, untuk menjaga ketahanan kawasan dalam menghadapi risiko cyber yang semakin meluas serta menghadapi tantangan inovasi jasa keuangan baru pada inklusi keuangan dan sistem pembayaran, Gubernur bank sentral dan menteri keuangan ASEAN sepakat untuk meningkatkan awareness serta kapabilitas masing-masing negara anggota sehingga mampu secara efektif memfasilitasi perkembangan teknologi keuangan secara bertahap sejalan dengan kesiapan masing-masing negara ASEAN.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh lembaga internasional seperti International Monetary Fund (IMF), World Bank (WB), Asian Development Bank (ADB), serta ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO) sebagai partner ASEAN. Pandangan lembaga-lembaga tersebut telah memperkaya pemahaman terhadap kondisi terkini ekonomi global dan regional yang saat ini diwarnai pengetatan moneter di negara maju, risiko geopolitik, serta proteksionisme perdagangan.

Di tengah situasi tersebut, lanjut dia, negara-negara anggota ASEAN semakin dituntut untuk lebih waspada dan adaptif dalam menjaga stabilitas keuangan. Komitmen dan koordinasi yang kuat antarnegara ASEAN dan lembaga terkait diharapkan dapat mendukung pencapaian integrasi keuangan yang stabil dan berkelanjutan sesuai kerangka masyarakat ekonomi ASEAN 2025 serta rencana aksi strategis yang menyertainya.

Ke depan, diharapkan manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan oleh seluruh masyarakat ASEAN.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Integrasi Keuangan ASEAN...
Integrasi Keuangan ASEAN Sepakat Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Kemitraan ASEAN-Jepang...
Kemitraan ASEAN-Jepang Akselerasi Integrasi Perekonomian Kawasan
Jokowi Ingin Tumbuhkan...
Jokowi Ingin Tumbuhkan Harapan Baru Lewat Integrasi Ekonomi ASEAN-Korsel
Indonesia Dorong Arah...
Indonesia Dorong Arah Baru Integrasi Ekonomi ASEAN, Fokus Digitalisasi dan Keberlanjutan
Dorong Percepatan Perjanjian...
Dorong Percepatan Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN untuk Integrasi Ekonomi Kawasan
Akselerasi Integrasi...
Akselerasi Integrasi Digital Kunci Pemulihan Ekonomi Pasca COVID
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Pengangguran Terbanyak di ASEAN, Indonesia Urutan Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved