Diterpa Gejolak AS-China, Dirut BEI Pede Pasar Saham Masih Bagus

Selasa, 10 April 2018 - 12:17 WIB
Diterpa Gejolak AS-China,...
Diterpa Gejolak AS-China, Dirut BEI Pede Pasar Saham Masih Bagus
A A A
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan, kondisi pasar saham Indonesia masih dalam kondisi bagus meski ada terpaan dari perekonomian global yakni gejolak antara Amerika Serikat (AS) dan China. Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, persepsi yang muncul di benak investor ketika mendengar adanya gejolak global menjadi sebuah ketidakpastian.

"Buat saya prinsipnya ketidakpastian yang menakutkan. Indeks itu dari fungsi ekonomi, emiten dan persepsi yang plus minus, ada case Trump turun lagi," ujarnya di Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Lebih detil lagi, Tito menyampaikan, persepsi takut itu muncul akibat beberapa negara besar mulai menerapkan kebijakan proteksionisme perdagangan. "Yang menakutkan proteksionis, kalau global terganggu dengan kebijakan tiga negara besar. Balik lagi ke kondisi fundamental, pertumbuhan emiten kita di atas 20%, produk kita masih bagus," katanya.

Menurut Tito, ada langkah tersendiri bagi BEI untuk membuat persepsi investor menjadi lebih jelas dengan memberikan informasi terkait kondisi terkini dari perekonomian domestik dan global.

"Antisipasi, informasi kita bagikan, gimana gejolak di dunia harus tahu. Informasi ekonomi stabil, emiten bagus dan plus minus (persepsi) kita enggak pernah tahu," pungkasnya.

Sebelumnya, pasar saham Asia ditutup bervariasi ketika Presiden AS Donald Trump mengancam menerapkan tarif baru kepada China. Indeks saham MSCI di Asia Pasifik kecuali Jepang bergerak mendatar hingga perdagangan sore.

Trump mengatakan kepada pejabat perdagangan AS untuk mempertimbangkan tarif ekstra terhadap China senilai USD100 milar. Presiden menambahkan langkah ini sangat tepat untuk menjadi pembalasan atas China, meskipun pihak AS mengaku masih membuka pintu untuk bernegosiasi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
BEI Perpanjang Laporan...
BEI Perpanjang Laporan Keuangan Emiten
Mendekatkan Masyarakat...
Mendekatkan Masyarakat ke Pasar Modal, Capital Market and Expo Summit 2023 Dibuka
3 Juta Investor Ritel...
3 Juta Investor Ritel Pasar Modal Genggam Rp1.116 Triliun
2,68 Juta Investor Baru...
2,68 Juta Investor Baru Masuk Pasar Modal di Tengah Pandemi Covid-19
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
4 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
4 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
4 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
4 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
5 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
5 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved