Dow Melonjak Lebih 400 Poin Usai China Mundur dari Perang Dagang

Rabu, 11 April 2018 - 06:38 WIB
Dow Melonjak Lebih 400...
Dow Melonjak Lebih 400 Poin Usai China Mundur dari Perang Dagang
A A A
NEW YORK - Pasar saham Amerika Serikat alias Wall Street melanjutkan reli pada perdagangan Selasa, setelah Presiden China Xi Jinping menyatakan negaranya akan menerapkan sistem ekonomi terbuka. Hal ini mengurangi kekhawatiran perang dagang yang belakangan terjadi.

Melansir CNBC, Rabu (11/4/2018), indeks Dow Jones ditutup lebih tinggi 428,90 poin menjadi 24.408, dengan kinerja saham Boeing yang melesat setelah Lion Air Group melakukan pembelian besar-besaran. Saham Boeing ditutup melonjak 3,83% menjadi USD334,83 per saham.

Indeks S&P 500 naik 1,8% menjadi 2.656,87 dengan sembilan sektor energi memimpin penguatan dari 11 sektor. Adapun Nasdaq meningkat 1,7% menjadi 7.094,30.

Dalam Forum Ekonomi Boao, Xi Jinping menyatakan akan lebih membuka ekonomi negaranya, termasuk menurunkan tarif impor mobil dan melindungi kekayaan intelektual dari perusahaan-perusahaan asing yang berada di China.

Kepala Strategi Pasar di B. Riley FBR, Art Hogan mengatakan pidato Xi Jinping disebabkan masalah reformasi ekonomi China terjadi secara perlahan. Sehingga Xi memilih untuk mengendurkan perang dagang. "Dan ini mengurangi eskalasi dan sesuai yang diinginkan pasar," ujarnya.

Penurunan tarif impor mobil membuat saham-saham produsen otomotif Amerika melaju. Ford Motor naik 1,8%, saham General Motors dan Tesla ngebut masing-masing 3,3% dan 5,2%. Fiat Chrysler juga menguat 2%.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
9 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
10 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
12 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
12 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
12 jam yang lalu
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved