Bank Bisa Beli Obligasi, BI Tekankan Kredit UMKM Tak Tergerus

Kamis, 12 April 2018 - 23:07 WIB
Bank Bisa Beli Obligasi,...
Bank Bisa Beli Obligasi, BI Tekankan Kredit UMKM Tak Tergerus
A A A
BATAM - Bank Indonesia (BI) menekankan bahwa penyaluran kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tidak akan terganggu oleh kebijakan Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) yang menggantikan rasio pendanaan terhadap simpanan atau Loan to Funding Ratio (LFR). Ada ketakutan perbankan enggak masuk fokus ke sektor UMKM dan memilih fokus ke kredit korporasi.

Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dody Budi Waluyo mengatakan, pembelian obligasi ini tidak akan menggerus kredit UMKM. Sebab pembiayaan obligasi lebih rendah dibandingkan kredit UMKM.

"Risiko tentunya terkelola. Kalau risiko terjaga NPL, Bank relatif bisa terjaga di level yang baik. Ini tentunya pada akhirnya bank memilih kredit. Itu rohnya perbankan, saya tidak melihat pada suatu saat nanti akan beralih bank lebih baik membeli surat berharga," ujar Dody Budi di Batam, Kamis (12/4/2018).

Dia pun menilai bahwa pendapatan bunga dari kredit masih menguntungkan ketimbang bunga dari obligasi. Pendapatan bunga ini yang masih menjadi sumber keuntungan bank, sehingga tidak akan meninggalkan kredit. "Subsidi selisih bunga (SSB )itu merupakan SSB yang rated, jadi yang punya rating dan kami akan juga mengatur bahwa SSB itu harus yang berkualitas baik," tukasnya.

Ada anggapan obligasi jauh lebih aman jika dibandingkan risiko yang ada di kredit UMKM. Terlebih kebijakan bank sentral yang bertujuan meningkatkan intermediasi bank ini masih dibebaskan dan tidak dibatasi untuk bank membeli Surat Berharga. Meski begitu, BI menekankan kredit UMKM tidak akan tergerus.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Fit and Proper Test...
Fit and Proper Test Deputi Gubernur BI, DPR Angkat Isu Pengawasan Perbankan
Transfer Uang Cuma Kena...
Transfer Uang Cuma Kena Biaya Rp2.500, Total Ada 77 Bank Terapkan BI-Fast
Makin Banyak, 21 Bank...
Makin Banyak, 21 Bank Gabung BI-FAST di Gelombang Kedua
BI Sudah Totalitas,...
BI Sudah Totalitas, Tapi Bunga Kredit Bank Merayap Pelan
Buat Bank yang Mau Kolaps,...
Buat Bank yang Mau Kolaps, Bisa Minta Dana Darurat ke BI
106 Bank Gabung BI-Fast,...
106 Bank Gabung BI-Fast, Biaya Transfer Cuma Rp2.500
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
18 menit yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
40 menit yang lalu
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
58 menit yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
1 jam yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
1 jam yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
1 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved