Industri Kelapa Sawit Didorong Gunakan Sains dan Teknologi

Jum'at, 13 April 2018 - 13:28 WIB
Industri Kelapa Sawit...
Industri Kelapa Sawit Didorong Gunakan Sains dan Teknologi
A A A
JAKARTA - Industri kelapa sawit nasional didorong menggunakan sains dan teknologi untuk meningkatkan produksi secara berkelanjutan. Chairman International Conference on Oil Palm and the Environment (ICOPE) JP Caliman mengatakan, permintaan terhadap minyak kelapa sawit sebagai bahan baku dari berbagai jenis produk sehari-hari akan terus meningkat secara global.

"Apalagi didorong oleh kebutuhan dari pasar besar seperti India dan China, seiring dengan permintaan untuk penggunaan bahan bakar nabati," kata Caliman dalam jumpa persnya di Jakarta, Jumat (13/4/2018).

Selain itu, menurutnya, permintaan terhadap industri minyak kelapa sawit yang berkelanjutan tidak selalu seiring dengan pertumbuhan permintaan global. Hal ini menjadi tanggung jawab bersama para pelaku industri untuk mendorong produksi minyak kelapa sawit yang bertanggung jawab.

Menurutnya, penyelenggaraan International Conference on Oil Palm and the Environment (ICOPE) bertujuan mendorong solusi untuk meningkatkan produksi kelapa sawit yang berkelanjutan dengan menggunakan sains dan teknologi. Hal ini sekaligus menetepkan tolak ukur untuk meningkatkan standar industri secara keseluruhan.

"ICOPE 2018 juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk berbagi pengetahuan dan praktek terbaik, serta memfasilitasi adanya pembahasan isu penting di sektor swasta dan publik," jelasnya.

ICOPE 2018 diselenggarakan oleh tiga organisasi dengan latar belakang industri yang berbeda, yaitu WWF Indonesia, CIRAD dan Sinar Mas Agribusiness and Food. Pembicara dari konferensi tahunan ini berasal dari sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Swiss, Nigeria, Prancis, Australia, Denmark, Belanda dan sebagainya.

"Konferensi ICOPE ke-6 ini akan membahas topik seperti kontribusi teknologi pertanian dengan tingkat akurasi yang tinggi dalam mencapai praktik berkelanjutan yang seiring dengan produksi dan konservasi," tutupnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perkebunan Sawit Berkelanjutan...
Perkebunan Sawit Berkelanjutan Tumbuhkan Ekonomi Desa Terpencil
Menyambangi Perkebunan...
Menyambangi Perkebunan Musim Mas di Riau, Melihat Pabrik Kelapa Sawit Tanpa Limbah
BPDPKS Gaet AII Lakukan...
BPDPKS Gaet AII Lakukan Valuasi dan Komersialisasi Teknologi Hasil Riset Kelapa Sawit
Tingkatkan Produktivitas,...
Tingkatkan Produktivitas, 2,8 Juta Hektar Kebun Sawit Rakyat Perlu Diremajakan
Perusahaan Pengendali...
Perusahaan Pengendali Hama Tanaman Sawit Unjuk Gigi di Ajang IPOC 2023
SPKS Dukung Pembentukan...
SPKS Dukung Pembentukan Satgas Peningkatan Tata Kelola Industri Kelapa Sawit
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
3 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
3 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
3 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
4 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
4 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
4 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved