IPO, Surya Pertiwi Bidik Dana Segar Rp1,06 Triliun

Senin, 16 April 2018 - 15:09 WIB
IPO, Surya Pertiwi Bidik...
IPO, Surya Pertiwi Bidik Dana Segar Rp1,06 Triliun
A A A
JAKARTA - Perusahaan distributor produk saniter dan fitting bermerek TOTO, PT Surya Pertiwi Tbk memutuskan untuk melepas sahamnya ke publik melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan membidik dana hingga Rp1,06 triliun. Perseroan berencana melepas sebanyak 700 juta saham baru atau setara dengan 26% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

"Untuk memaksimalkan perolehan dana dari IPO ini, kami akan menawarkan sahamnya hingga ke luar negeri, seperti Singapura, Hongkong, dan Kuala Lumpur," kata Presiden Direktur Surya Pertiwi, Tjahjono Alim dalam paparan publik perseroan di Jakarta, Senin (16/4/2018)

Saham Surya Pertiwi akan ditawarkan senilai Rp1.160 hingga Rp1.520 per lembar saham. Dengan demikian, perseroan berharap bisa meraih dana IPO sekitar Rp812 miliar hingga Rp1,06 triliun. "Strategi kami masuk bursa melalui IPO ini bertujuan untuk memperbaiki struktur modal melalui pelunasan utang dan ekspansi bisnis," jelasnya.

Menurut dia, rencana penggunaan dana IPO yakni untuk belanja modal, pembayaran utang dan juga sebagai modal kerja. Dalam aksi korporasi ini, PT Ciptadana Sekuritas Asia bertindak selaku penjamin pelaksana emisi efek.

Perseroan juga berencana untuk melakukan private placement atau penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Adapun, harga yang dipatok dalam private placement kemungkinan besar sama dengan saat IPO.

Sebagai informasi, hingga akhir tahun lalu, perseroan membukukan penjualan sebesar Rp2,14 triliun dengan porsi 89,5% merupakan penjualan barang lokal dan 10,5% barang impor. Sedangkan sepanjang 2016, Surya Pertiwi mencatat penjualan Rp2,07 triliun dengan 90,9% barang lokal dan 9,1% barang impor.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Usai IPO, Ayam Goreng...
Usai IPO, Ayam Goreng Nelongso Bakal Ekspansi Bisnis ke IKN
BUMN Diminta Perbaiki...
BUMN Diminta Perbaiki Kinerja Sebelum IPO
Dana IPO Dipakai Buat...
Dana IPO Dipakai Buat Rekrut Programmer, WGSH Tancap Gas di 2022
Bukalapak Resmi Melantai...
Bukalapak Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia
Bersiap IPO, Intip Jadwal...
Bersiap IPO, Intip Jadwal Penawaran PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK)
6 BUMN Gagal Bersinar...
6 BUMN Gagal Bersinar Meski Sudah IPO, Erick Thohir Enggan Merinci Daftarnya
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved