Pendataan Potensi Desa untuk Tingkatkan Perekonomian Indonesia

Kamis, 19 April 2018 - 13:49 WIB
Pendataan Potensi Desa...
Pendataan Potensi Desa untuk Tingkatkan Perekonomian Indonesia
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan melakukan Pendataan Potensi Desa (Podes). Podes ini dilakukan tiga kali dalam 10 tahun, yaitu setiap dua tahun menjelang sensus: Sensus Penduduk (SP), Sensus Pertanian (ST), dan Sensus Ekonomi (SE).

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan Podes bertujuan meningkatkan kualitas perekonomian Indonesia. Dalam hal ini, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di beberapa desa yang bisa menyumbang pertumbuhan Indonesia.

"Jadi Podes ini untuk meningkatkan SDM di beberapa desa dan memang kita ingin mengubah desa yang tertinggal menjadi berkembang," ujar Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Dalam kesempatan sama, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengalokasikan dana desa selama tiga tahun ini, di mana pada 2015 diberikan sekira Rp20 triliun, 2016 Rp46 triliun dan 2017 sebesar Rp60 triliun. Dana ini pun terus meningkat setiap tahunnya.

"Mulai 2015 diberikan Rp20,6 triliun terserap 82%, komitmen pertama 82%. Terus dinaikan Rp46,9 triliun. Presiden mau masyarakat desa dibimbing bisa belajar, sehingga pada 2016 penyerapan naik 92%. Di 2017 dinaikkan lagi menjadi Rp60 triliun dan penyerapan hampir 98,4%," katanya.

Podes 2018 memberikan informasi dasar beberapa variabel dalam SP2020 dan diharapkan mampu mendukung perencanaan kegiatan SP2020, baik dari sisi wilayah kerja, anggaran, hingga alokasi petugas yang akan diturunkan ke lapangan nanti.

Selain itu, Podes digunakan sebagai sarana updating MFD, penentuan pemutakhiran klasifikasi atau tipologi desa, dan lain-lain.

Podes 2018 akan dilaksanakan pada bulan Mei 2018 secara serentak dengan pendataan yang melibatkan pegawai dan mitra BPS. Meskipun kegiatan ini bernama potensi desa namun tidak hanya mendata di seluruh wilayah desa atau kelurahan, juga mendata di seluruh kecamatan, dan seluruh kabupaten dan kota.

Responden dalam kegiatan ini adalah kepala desa, lurah, camat, dan sekretaris daerah. Diharapkan para responden dapat memberikan jawaban secara benar mengingat pentingnya data yang akan dihasilkan bagi pembangunan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kepala BPS RI Siapkan...
Kepala BPS RI Siapkan Sensus Pertanian dan Canangkan Desa Cantik di Pangkep
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Kehadiran Desa Cinta...
Kehadiran Desa Cinta Statistik Dukung Pembangunan Berkelanjutan di Bantaeng
BPS Canangkan Baloli...
BPS Canangkan Baloli Jadi Desa Cinta Statistik di Luwu Utara
Jumlah Orang Indonesia...
Jumlah Orang Indonesia Bepergian ke Luar Negeri Naik 55 Persen
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Berita Terkini
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
7 menit yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
12 menit yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
50 menit yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
1 jam yang lalu
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
1 jam yang lalu
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
1 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved