Rupiah Sakit Menembus Level Rp13.800/USD

Jum'at, 20 April 2018 - 10:50 WIB
Rupiah Sakit Menembus...
Rupiah Sakit Menembus Level Rp13.800/USD
A A A
JAKARTA - Sebulan sudah mata uang rupiah mengalami meriang. Depresiasi rupiah terpantau sejak Maret lalu, dan belum ada tanda-tanda untuk bangkit melawan dolar Amerika Serikat (USD). Kurs rupiah pun sudah melemah 1,5% (year to date) sejak awal tahun ini, menjadikan mata uang NKRI sebagai yang terlemah di ASEAN.

Sakitnya rupiah pun berlanjut pada perdagangan Jumat (20/4/2018) di pasar spot. Indeks Bloomberg mencatat nilai tukar rupiah dibuka loyo 12 poin atau 0,08% ke level Rp13.797 per USD.

Laju rupiah pun semakin melemah pada pukul 10.40 WIB, dengan terdepresiasi 34 poin atau 0,25% ke level Rp13.819 per USD, dibanding penutupan Kamis kemarin di level Rp13.785 per USD.

Melemahnya rupiah juga terpantau di data Yahoo Finance, di mana mata uang NKRI pada Jumat pagi ini turun 37 poin atau 0,27% ke Rp13.815 per USD, berbanding penutupan Kamis di Rp13.778 per USD.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia mencatat rupiah pada hari ini di level Rp13.804, bearish 26 poin dari level Rp13.778 per USD pada Kamis kemarin.

Terkait melemahnya rupiah, Bank Indonesia menyatakan akan terus mewaspadai meningkatnya risiko ketidakpastian pasar keuangan global dan tetap melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar rupiah agar sesuai dengan nilai fundamentalnya.

Dolar AS sendiri pada perdagangan hari ini menguat berkat imbal hasil obligasi AS 10-tahun yang mencapai 2,934%, level tertinggi satu bulan. Sehingga mendorong laju USD. Indeks USD yang melacak greenback terhadap enam mata uang, naik menjadi 89.960. Melansir Reuters, Jumat (20/4) dolar AS pun menguat menjadi 107,42 yen, mendekati level tertinggi tujuh minggu di 107,78 yen.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
Rupiah Melanjutkan Pelemahan...
Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
1 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
1 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
1 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
2 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
2 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Pasukan Israel Usir...
Pasukan Israel Usir Pasien dari Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved