Terminal Multipurpose Pelabuhan Kuala Tanjung Diuji Operasi

Jum'at, 20 April 2018 - 21:32 WIB
Terminal Multipurpose...
Terminal Multipurpose Pelabuhan Kuala Tanjung Diuji Operasi
A A A
JAKARTA - Kapal Tanker MT Mars milik PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) bersandar di Terminal Multipurpose Pelabuhan Kuala Tanjung pada Kamis, 19 April 2018 pada pukul 10.45 WIB. Kapal Tanker MT Mars yang berbobot 46.000 DWT, panjang 183 meter dan draf 13 meter ini melakukan uji coba sandar dan olah gerak di Terminal Multipurpose, Pelabuhan Kuala Tanjung, Batubara, Sumatera Utara.

Kegiatan uji coba sandar dan olah gerak kapal ini disaksikan oleh General Manager Pelindo 1 Cabang Kuala Tanjung Richard Siahaan, Direktur Operasional PT Prima Multi Terminal Asmo Budi, Kepala KSOP Kuala Tanjung Tumbaksyah, dan perwakilan dari Kementerian Perhubungan.

Kapal Tanker berbendera Tuvalu ini menjadi kapal kedua yang melakukan sandar di Pelabuhan Kuala Tanjung sebagai bagian dari uji coba operasi dermaga Terminal Multipurpose Kuala Tanjung yang dikelola oleh PT Prima Multi Terminal, sebuah anak usaha patungan antara Pelindo 1, PT Pembangunan Perumahan (Persero), dan PT Waskita Karya (Persero). Dalam uji coba ini, MT Mars melakukan dua kali sandar di kedua sisi dermaga container dan curah cair sepanjang 500 meter dengan dua kapal tunda berkapasitas total 6.600 HP.

"Dengan terlaksananya uji coba sandar kapal MT Mars di Terminal Multipurpose Pelabuhan Kuala Tanjung, diharapkan setelah melalui tahapan ini Pelabuhan Kuala Tanjung segera melakukan kegiatan operasional secara komersial. Kegiatan uji coba sandar/lepas ini merupakan salah satu persyaratan untuk mendapatkan izin operasional dari Kementerian Perhubungan," terang Direktur Operasional PT Prima Multi Terminal Asmo Budi dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (20/4/2018).

Pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung dilakukan secara bertahap, dengan tahap I adalah pembangunan Terminal Multipurpose yang memiliki kapasitas 600.000 TEUs. Berbagai fasilitas dan peralatan bongkar muat barang yang ada di terminal tersebut, di antaranya: tiga unit Ship to Shore (STS) Crane, delapan unit Automated Rubber Tyred Gantry (ARTG) Crane, 21 unit truck terminal, dan dua unit Mobile Harbour Crane (MHC) serta Terminal Operating System (TOS) Peti Kemas maupun curah cair.

Selanjutnya, tahap II akan dilakukan Pengembangan Kawasan Industri 3000 Ha, tahap III Pengembangan Dedicated/Hub Port, dan tahap IV Pengembangan Kawasan Industri Terintegrasi. Kapasitas Pelabuhan Kuala Tanjung nantinya disiapkan mencapai 20 juta TEUs yang akan ditingkatkan secara bertahap hingga tahun 2023.

Asmo menerangkan, MT Mars dipilih sebagai kapal yang melakukan uji coba sandar dan olah gerak karena bobot kapal MT Mars ini yang mendekati atau serupa dengan desain kapasitas dermaga Terminal Multipurpose Pelabuhan Kuala Tanjung.

“Setelah uji coba kali ini, di sisi dermaga direncanakan akan ada uji coba operasional yang diperkirakan pada bulan Mei setelah alat yang berupa dua unit MHC datang,” jelas dia.

Selain itu, di hari yang sama untuk kali kedua Kapal Cruise MV Superstar Libra juga melakukan sandar di Terminal Multipurpose Pelabuhan Kuala Tanjung pada pukul 06.00 WIB. Kapal pesiar yang memiliki panjang 216 meter dan draft 7,15 meter ini membawa lebih dari 700 wisatawan mancanegara (wisman) untuk melakukan kunjungan ke Danau Toba dan Kota Medan.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelabuhan Kuala Tanjung...
Pelabuhan Kuala Tanjung Catat Peningkatan Bongkat Muat 52%
Pelindo Membangun Hub...
Pelindo Membangun Hub Logistik dan Rantai Pasok di Kuala Tanjung
Tingkatkan Pelayanan,...
Tingkatkan Pelayanan, Pelindo 1 Datangkan Kapal Tunda ke Pelabuhan Kuala Tanjung
Pelindo 1 Percepat Pengembangan...
Pelindo 1 Percepat Pengembangan Kuala Tanjung Port dan Industrial Estate
Pengembangan Terminal...
Pengembangan Terminal Multifungsi Kuala Tanjung Jadi Incaran 3 BUMN
Kinerja Terminal Peti...
Kinerja Terminal Peti Kemas di Belawan Meningkat
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
China Kelabakan, Pelabuhan...
China Kelabakan, Pelabuhan Terusan Panama Dijual ke AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved