Rupiah Terkapar ke Rp13.921, Pelemahan Terparah Sejak 2016

Rabu, 25 April 2018 - 17:50 WIB
Rupiah Terkapar ke Rp13.921,...
Rupiah Terkapar ke Rp13.921, Pelemahan Terparah Sejak 2016
A A A
JAKARTA - Rupiah masih meriang pada perdagangan di pasar spot, Rabu (25/4/2018). Nilai tukar mata uang NKRI terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di indeks Bloomberg, terkapar 32 poin atau 0,23% ke level Rp13.921 per USD. Pelemahan ini membuat rupiah menyentuh titik paling parah sejak Januari 2016.

Awal perdagangan, kurs rupiah dibuka menguat 8 poin atau 0,06% ke level Rp13.881 per USD, dibanding penutupan Selasa kemarin di Rp13.889 per USD. Rabu ini, rupiah diperdagangkan di Rp13.880-Rp13.924.

Pelemahan rupiah juga terpantau di data Yahoo Finance. Mata uang NKRI pada Rabu petang ini, anjlok 35 poin atau 0,25% ke level Rp13.918 per USD, dibandingkan penutupan Selasa kemarin di Rp13.883 per USD. Hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp13.871-Rp13.923 per USD.

Keperkasaan dolar AS ditunjang kenaikan imbal hasil obligasi AS. Yield obligasi AS dengan tenor 10 tahun mencapai 3,0183%. Kenaikan tertinggi sejak akhir 2013, yang mengguncang beberapa mata uang dunia.

Bagi rupiah, kenaikan yield obligasi AS menarik minat investor. Alhasil membuat arus modal keluar (capital outflows) yang menekan rupiah di pasar uang.

Dengan kenaikan yield ini membuat ekspektasi inflasi di AS meningkat. Sehingga pelaku pasar memprediksi bank sentral AS, The Federal Reserve akan menaikkan suku bunga acuan lebih agresif lagi. Hal yang mendorong kenaikan laju USD.

Melansir Reuters, Rabu (25/4), indeks USD terhadap enam mata uang utama naik 0,4% menjadi 91,093. Tertinggi sejak 12 Januari 2018. Alhasil dolar mendekati level tertinggi dua bulan terhadap yen Jepang, menjadi 109,20 yen.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
Rupiah Melanjutkan Pelemahan...
Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
2 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
2 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
3 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
3 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
3 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved