Menteri Ekonomi se-ASEAN Percepat Perjanjian Dagang RCEP

Sabtu, 28 April 2018 - 13:06 WIB
Menteri Ekonomi se-ASEAN...
Menteri Ekonomi se-ASEAN Percepat Perjanjian Dagang RCEP
A A A
JAKARTA - Sebanyak 10 Menteri Ekonomi Negara-negara ASEAN bertemu di sela rangkaian pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN (ASEAN Summit) ke-32. Pertemuan tersebut secara khusus membahas strategi penyelesaian perundingan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) secara substansial di akhir tahun 2018.

Pertemuan tersebut juga dimaksudkan untuk memberikan arahan kepada Komite Perunding RCEP (TNC) untuk memastikan dicapainya kemajuan signifikan pada putaran perundingan ke-22 yang segera berlangsung pada 28 April–8 Mei 2018 di Singapura.

Di awal pertemuan, para Menteri membahas perkembangan yang dicapai sejak para Menteri RCEP memberikan arahan tindaklanjut untuk memajukan perundingan pada pertemuan intersesinya yang ke-4 bulan Maret lalu guna menghadapi putaran perundingan ke-22.

Menteri Perdagangan RI (Mendag) Enggartiasto Lukita, selaku Country Coordinator Perundingan RCEP mengimbau seluruh negara anggota ASEAN untuk menyampaikan paket tawarannya (offer) di bidang perdagangan barang, jasa, serta daftar reservasi investasi sebagai langkah nyata untuk menunjukkan sentralitas dan soliditas ASEAN dalam memimpin dan mendorong kemajuan perundingan RCEP menuju penyelesaian.

"ASEAN harus menunjukkan soliditasnya dan kepemimpinannya dalam memimpin perundingan menuju penyelesaiannya secara substansial di akhir tahun ini. Hal ini ditunjukkan dengan berusaha memenuhi kesepakatan untuk menyampaikan komitmen awal agar perundingan paket permintaan dan penawaran (request and offer) dapat dimulai dan diintensifkan untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan semua pihak,” ujar Mendag dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (28/4/2018).

Selain itu, dibahas juga persiapan pelaksanaan pertemuan intersesi Menteri RCEP ke-5 yang akan dilaksanakan pada 1 Juli 2018 di Tokyo, Jepang. Para Menteri juga memberikan pandangannya secara umum atas pesan-pesan ketertarikan dari sejumlah negara mitra seperti Kanada, Cile, Peru, Taiwan, dan negara Mercosur seperti Brasil dan Argentina, serta Hong Kong, China, untuk bergabung dengan RCEP.

Pertemuan sela tersebut dilakukan tepat setelah ASEAN Economic Community Council (AECC) selesai menuntaskan pembahasan beberapa isu yang mengemuka dalam menyelesaikan berbagai komitmen integrasi ekonomi ASEAN sebagaimana dituangkan dalam AEC Blueprint 2025.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
ASEAN, China, Jepang...
ASEAN, China, Jepang Bersatu Siap Kuasai Ekonomi
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
4 Negara di Asia Tenggara...
4 Negara di Asia Tenggara yang Menjadi Sekutu Rusia
15 Negara Tandatangani...
15 Negara Tandatangani RCEP untuk Perdagangan Bebas
Pelaku Usaha ASEAN-Kanada...
Pelaku Usaha ASEAN-Kanada Didorong Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan
Pacu Perdagangan, Pengusaha...
Pacu Perdagangan, Pengusaha Indonesia-Arab Teken Kerja Sama
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved