RI-Malaysia dan Thailand Perkuat Infrastruktur Perbatasan

Minggu, 29 April 2018 - 21:01 WIB
RI-Malaysia dan Thailand...
RI-Malaysia dan Thailand Perkuat Infrastruktur Perbatasan
A A A
JAKARTA - Indonesia, Malaysia, dan Thailand berkomitmen untuk fokus meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kerja sama konektivitas dan infrastruktur di daerah perbatasan. Kesepakatan tersebut dibahas pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indonesia, Malaysia, Thailand-Growth Triangle (IMT-GT) ke-11, Sabtu (28/4) di Singapura.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita hadir mendampingi Presiden Joko Widodo.

"Presiden mengajak seluruh warga Indonesia untuk bersama-sama mengembangkan kerja sama IMT-GT menjadi kerja sama yang lebih inovatif dan kompetitif agar dapat memberikan manfaat konkret bagi masyarakat Indonesia, terutama 10 provinsi yang masuk dalam kawasan IMT-GT, terlebih lagi bagi masyarakat yang berada di daerah perbatasan Malaysia dan Thailand," ungkap Mendag dalam siaran pers, Minggu (29/4/2018).

IMT-GT merupakan kerja sama subregional antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand di bidang ekonomi yang melibatkan 10 provinsi di Sumatra, 8 provinsi di Malaysia, dan 14 provinsi di Thailand. Kerja sama ini diharapkan berperan dalam meningkatkan perekonomian di kawasan dan berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi seluruh wilayah ketiga negara, bahkan ASEAN secara keseluruhan.

"Dukungan dan kerja sama yang baik antara pelaku usaha, pemerintah daerah dan pusat, serta masyarakat sekitar sangat diperlukan terutama dalam menyusun dan melaksanakan proyek pembangunan untuk mewujudkan wilayah subregional yang berdaya saing, terutama di era ekonomi global," ujar Mendag.

Selama periode 2016, pertumbuhan ekonomi 32 provinsi IMT-GT mencapai 4,4% mendekati pertumbuhan ekonomi ASEAN yang mencapai 4,8%. Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita penduduk di wilayah IMT-GT mencapai USD 14.557, atau meningkat 26,5% dibandingkan PDB tahun 2011 yang sebesar USD 11.508.

Ketiga Kepala Negara juga menegaskan kembali komitmennya memperkuat daya saing wilayah IMT-GT dengan mengimplementasikan 38 proyek pembangunan infrastruktur konektivitas senilai USD47 miliar. Di dalamnya termasuk pembangunan dan perbaikan konstruksi jalan, jembatan, pelabuhan laut, bandara, fasilitas kepabeanan, serta infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi.

Diharapkan perbaikan tersebut dapat meningkatkan jaringan produksi dan memastikan lancarnya arus barang, jasa, dan penumpang di kawasan IMT-GT.

"Dengan tersedianya infrastruktur yang melancarkan konektivitas di kawasan IMT-GT, diharapkanketiga negara mampu meningkatkan daya guna dan nilai tambah dari sumber daya alam, khususnya di bidang agro-industri seperti kelapa sawit dan karet, sehingga wilayah IMT-GT dapat dikembangkan menjadi basis produksi subregional untuk komoditas pertanian tersebut," jelas Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Iman Pambagyo.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cetak Biru Implementasi...
Cetak Biru Implementasi IMT-GT 2022-26, Perkuat Solidaritas dan Kerja Sama IMT-GT Tanggulangi Dampak Pandemi
Infrastruktur Transportasi...
Infrastruktur Transportasi Konektivitas Perekonomian Daerah
Masih Pandemi, Airlangga...
Masih Pandemi, Airlangga Usulkan Program Prioritas Pelaksanaan IMT-GT
Pemerintah Bangun Infrastruktur...
Pemerintah Bangun Infrastruktur Senilai Rp2,14 Triliun di Jatim
BNPP: Konektivitas Jalan...
BNPP: Konektivitas Jalan Malinau-PLBN Long Nawang Prioritas 2025-2029
Gus Yani Gagas Konektifitas...
Gus Yani Gagas Konektifitas Infrstruktur Alternatif Antar Kecamatan
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
2 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
2 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
3 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved