Harga Pangan Stabil, Menko Darmin Sebut Inflasi April Cukup Bagus

Rabu, 02 Mei 2018 - 16:24 WIB
Harga Pangan Stabil,...
Harga Pangan Stabil, Menko Darmin Sebut Inflasi April Cukup Bagus
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution memandang bahwa realisasi inflasi April 2018 yang sebesar 0,10% cukup bagus. Apalagi, pada periode ini harga pangan (volatile food) tidak bergejolak.

(Baca Juga: BPS: Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Belum Berdampak ke Inflasi )

Menurutnya, realisasi inflasi di bawah 0,3% sudah capaian yang cukup bagus. Sebab, jika dalam setahun inflasi selalu di bawah 0,3% maka di akhir tahun realisasi inflasi hanya sekitar 3,6%.

"Bagus dong. Arahnya makin turun. Kalau inflasi itu, asal di bawah 0,3 masih oke, karena 0,3 kali 12 itu 3,6. Jadi karena sudah agak terlanjur tinggi di awal tahun, memang year to date nya atau year on year masih agak tinggi tapi oke. Berarti itu bagus, karena volatile food negatif," terang Menko Darmin di Kantor Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (2/5/2018).

Kedepannya, sambung mantan Gubernur BI ini, pemerintah akan terus mengupayakan agar harga bahan kebutuhan pokok seperti beras dan daging cukup terkendali. Selain itu, pemerintah juga akan mencoba mengendalikan harga cabai yang diprediksi akan naik.

"Meskipun perannya tidak besar, biasanya cabai tekanan lebih tinggi kearah naik. Tapi karena beras dan daging arahnya kita akan coba dorong turun, mestinya di bulan puasa itu inflasi tidak akan tinggi. Paling seperti sekarang ini. Kalau 0,1% bagus," imbuh dia.

Kendati penurunan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) akan berpengaruh terhadap inflasi inti (core inflation) dan inflasi impor (imported inflation). Namun Menko Darmin meyakini inflasi pada Ramadhan dan Lebaran akan dapat terkendali.

"Secara umum ya memang perubahan kurs ada pengaruhnya terhadap inflasi, terutama core inflation dalam imported inflation. Itu mungkin akan bergerak sedikit naik. Sehingga sebulan kedepan, saya menduga masih akan lebih rendah," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Rakor Terbatas Kementerian...
Rakor Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
PKM Level 4 Berlanjut,...
PKM Level 4 Berlanjut, Menko Airlangga: Pemerintah Siapkan Insentif Tambahan
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
24 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved