Petrogas (Basin) Ltd. Teken Dua PJBG di IPA Convex 2018

Jum'at, 04 Mei 2018 - 11:07 WIB
Petrogas (Basin) Ltd....
Petrogas (Basin) Ltd. Teken Dua PJBG di IPA Convex 2018
A A A
JAKARTA - Petrogas (Basin) Ltd. akan menandatangani dua kesepakatan perjanjian jual beli gas (PJBG) hari ini, dalam Konvensi dan Pameran ke-42 Asosiasi Perminyakan Indonesia (Indonesian Petroleum Association/IPA) 2018.

Pengumuman Penandatanganan ini disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan pada acara pembukaan Konvensi dan Pameran ke-42 IPA 2018, di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (2/5) lalu.

Kesepakatan pertama ditandatangani oleh Petrogas (Basin) Ltd. dengan PT Pertamina (Persero), kemudian yang kedua dengan PT Pertamina EP. Kedua kesepakatan perjanjian ini akan ditandatangani oleh General Manager Petrogas (Basin) Ltd. Syafri Syafar dengan para pembeli.

PJBG dengan Pertamina memiliki jangka waktu dari 2018-2020 dan berisikan kesepakatan atas pasokan gas maksimal sebesar 0,5 MMSCFD yang disuplai untuk menunjang operasi Kilang Pertamina RU VII Kasim, di Kabupaten Sorong, Papua Barat.

Kemudian, perjanjian dengan Pertamina EP memiliki jangka waktu dari 2018-2020 yang berisikan kesepakatan atas pasokan gas maksimal sebesar 0,5 MMSCFD yang disuplai untuk menunjang produksi minyak di Lapangan Klamono PT Pertamina EP Asset 4, di Kabupaten Sorong, Papua Barat.

"Sebagai perusahaan energi kami fokus untuk meningkatkan produksi minyak dan gas bumi secara efisien tanpa mengesampingkan aspek HSE. Seluruh hasil produksi dari Wilayah Kerja Kepala Burung, 100% diperuntukkan bagi kebutuhan energi dalam negeri, khususnya Papua Barat," jelas General Manager Petrogas (Basin) Ltd. Syafri Syafar dalam keterangan resmi, Jumat (4/5/2018).

Petrogas (Basin) Ltd. sebagai operator Wilayah Kerja Kepala Burung, memiliki wilayah operasi di Kabupaten Sorong, Papua Barat.
Sejak 1 Januari 2016, RH Petrogas Limited melalui Petrogas (Basin) Ltd. bertindak sebagai operator di Wilayah Kerja Kepala Burung.

Di blok ini, Petrogas (Basin) Ltd mengoperasikan dua fasilitas produksi, yaitu fasilitas produksi Kasim Marine Terminal (KMT) untuk produksi minyak mentah yang berasal dari Lapangan Walio, Wakamuk, Cendrawasih, dan Jaya. Kemudian, Arar Gas and LPG Plant untuk produksi gas dari Lapangan Arar dan Klalin. Selain itu, RH Petrogas Limited juga memiliki partisipasi sebesar 33,2142% di Blok Salawati Kepala Burung, Papua Barat.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petrogas Ltd Resmi Kelola...
Petrogas Ltd Resmi Kelola Blok Salawati di Papua Barat
Mubadala Energy dan...
Mubadala Energy dan PLN EPI Teken HoA Jual Beli Gas Andaman
Pertamina EP Sepakati...
Pertamina EP Sepakati Perjanjian Jual Beli Gas Tingkatkan Penerimaan Negara
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, PLN EPI Teken 4 Perjanjian Jual Beli Gas dan LNG di IPA Convex 2026
Dukung Kemandirian Energi...
Dukung Kemandirian Energi Bersih, Subholding Upstream Pertamina Sepakati 10 Perjanjian Jual Beli Gas
Teken PJB, Kayan LNG...
Teken PJB, Kayan LNG Bakal Pasok LNG untuk PGN
Berita Terkini
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
16 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
27 menit yang lalu
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
47 menit yang lalu
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
1 jam yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
2 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved