Bukopin Finance Bidik Penyaluran Pembiayaan Rp1,3 Triliun

Senin, 07 Mei 2018 - 18:24 WIB
Bukopin Finance Bidik...
Bukopin Finance Bidik Penyaluran Pembiayaan Rp1,3 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Bukopin Finance menargetkan menyalurkan pembiayaan senilai total Rp1,3 triliun pada tahun 2018 atau tumbuh 80% dibandingkan dengan realisasi pembiayaan pada tahun 2017. Prospek industri pembiayaan pada tahun 2018 diyakini akan terus tumbuh seiring dengan laju pertumbuhan pasar otomotif di Tanah Air.

"Kami optimis target pembiayaan tersebut akan tercapai melalui sinergi dengan perusahaan di dalam grup dan ekspansi jaringan outlet secara agresif," kata Direktur Utama Bukopin Finance Tri Djoko Roesiono di Jakarta, Senin (7/5/2018).

Sebagai catatan, Bukopin Finance merupakan salah satu anak perusahaan PT Bank Bukopin. Tiga perusahaan di dalam kelompok Bukopin, yaitu Bank Bukopin, Bukopin Finance, dan Bank Syariah Bukopin pada tahun ini telah merealisasikan sinergi dalam penyaluran pembiayaan otomotif. Melalui sinergi tersebut, seluruh pembiayaan otomotif pada grup Bukopin kini diproses di Bukopin Finance.

Tri Djoko mengungkapkan pada tahun 2017 pembiayaan yang disalurkan Bukopin Finance mencapai Rp725 miliar atau sekitar 4.000 unit. Angka tersebut meningkat 74% dibandingkan dengan realisasi pembiayaan pada tahun 2016 yang tercatat sebesar Rp417 miliar dengan volume sebanyak 1.100 unit.

Sebagai bagian dari ekspansi bisnis, Bukopin Finance memperluas jaringan outlet dari 18 outlet pada tahun 2017 menjadi 38 outlet pada semester I/2018. "Pada semester II/2018 Bukopin Finance merencanakan untuk menambah jaringan sehingga secara keseluruhan mencapai 50 outlet yang tersebar di 50 kota," paparnya.

Untuk mempercepat dan memudahkan proses persetujuan pengajuan pembiayaan baru dan penagihan, Bukopin Finance telah menerapkan sistem dan aplikasi mobile survey dan mobile collection. Melalui strategi tersebut, proses persetujuan pembiayaan di Bukopin Finance saat ini menjadi lebih singkat, efektif dan efisien.

"Guna mempermudah nasabah dalam melakukan pembayaran cicilan, Bukopin Finance juga telah memperluas jaringan pembayaran sehingga pelanggan dapat melakukan pembayaran melalui sejumlah gerai minimarket dan ATM," akunya.

Sebagai bagian dari sinergi dengan Bank Bukopin, saat ini juga tengah dikembangkan channel pembayaran melalui jaringan PPOB (Payment Point Online Bukopin) yang saat ini mencapai 31.000 outlet. Selain pembiayaan konvensional, Bukopin Finance juga memiliki Unit Usaha Syariah untuk menyalurkan pembiayaan otomotif dengan prinsip syariah.

Pasar kendaraan bermotor roda empat di Tanah Air pada tahun 2018 diprediksi mencapai 1,1 juta unit, tumbuh dibandingkan dengan realisasi penjualan pada tahun 2017 yang mencapai 1,06 juta unit. Seiring dengan itu, pasar mobil bekas di Tanah Air pada tahun ini diprediksi juga akan semakin bergairah.
(akr)
Lihat Juga :
wa-channel
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dinilai Miliki Posisi...
Dinilai Miliki Posisi Kuat di Industri, PEFINDO Kembali Tetapkan Peringkat idAAA untuk Bank KB Bukopin
Kolaborasi KB Bank dan...
Kolaborasi KB Bank dan LPEI untuk Pembiayaan Ekspor Nasional
Bukopin Bidik Posisi...
Bukopin Bidik Posisi 10 Bank Teratas
Setelah KB Bukopin,...
Setelah KB Bukopin, IFC Siapkan Pembiayaan USD2 Miliar di Indonesia
Baru Diangkat, Presdir...
Baru Diangkat, Presdir Bukopin Langsung Pasang Target Jadi Bank Digital
KB Kookmin Optimistis...
KB Kookmin Optimistis Perkuat Posisi di Industri Keuangan
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
2 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
3 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
3 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
3 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
3 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
4 jam yang lalu
Terpopuler
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved