Laporan Keuangan BPJS Ketenagakerjaan Peroleh Predikat WTM

Selasa, 08 Mei 2018 - 19:01 WIB
Laporan Keuangan BPJS...
Laporan Keuangan BPJS Ketenagakerjaan Peroleh Predikat WTM
A A A
JAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) memperoleh predikat Wajar Tanpa Modifikasian (WTM) untuk audit laporan keuangan tahun 2017. Predikat WTM tersebut didapatkan dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Kanaka Puradiredja, Suhartono (Anggota dari Nexia International).

"Kami merupakan badan hukum publik yang mengutamakan pengelolaan dana yang bersih dan akuntabel. Predikat Wajar tanpa Modifikasian (WTM) dari kantor akuntan yang independen merupakan indikasi bahwa pengelolaan keuangan telah dilakukan sesuai dengan standar akuntasi keuangan yang berlaku," ujar Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dalam konferensi pers Laporan Kinerja Keuangan tahun 2017 di Jakarta, Selasa (8/5/2018).

Agus menjelaskan, Laporan Keuangan dan Laporan Pengelolaan Program telah disampaikan terlebih dahulu kepada presiden pada tanggal 30 April 2018 atau dua bulan lebih cepat dari tenggat waktu 31 Juli 2018.

Sementara itu, Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan Evi Afiatin, memaparkan seluruh indikator kinerja BPJS Ketenagakerjaan dan Dana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di atas target yang ditetapkan. Aset Dana Jaminan Sosial (DJS) ketenagakerjaan meningkat 22,4% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi sebesar Rp312,31 triliun. Ditambah dengan aset BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp14,46 triliun, sampai dengan penghujung tahun 2017, secara total BPJS Ketenagakerjaan mengelola aset sebesar Rp326,77 triliun.

Dari total aset DJS, sebesar Rp306,3 triliun, lanjut dia, telah diinvestasikan dengan menghasilkan pendapatan investasi netto sebesar Rp27,3 triliun dan memberikan imbal hasil kepada peserta Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar 7,83% p.a. nett tanpa dikenakan pajak atau 3,83% lebih tinggi dari bunga deposito rata-rata perbankan pemerintah (5% p.a sebelum pajak atau 4% p.a nett setelah pajak).

"Dalam hal capaian kepesertaan, sebanyak 44,99 juta pekerja terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan 26,2 juta tenaga kerja peserta aktif, dan 488.188 Pemberi Kerja aktif yang memberikan kontribusi penerimaan iuran sebesar Rp56,4 triliun,” katanya.

Sepanjang tahun 2017 BPJS Ketenagakerjaan telah membayar klaim atau pembayaran jaminan sebesar Rp25,2 triliun. Dan berdasarkan hasil survei kepuasan pelanggan oleh pihak independen, tingkat kepuasan peserta atas layanan BPJS Ketenagakerjaan sebesar 90,71% meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 88,20%.
(fjo)
Lihat Juga :
wa-channel
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Kado Kemudahan Klaim Manfaat bagi PMI di Hari Migran Internasional
Target Cakupan BPJS...
Target Cakupan BPJS Ketenagakerjaan
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan...
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Perkuat Relasi Media dan Masyarakat
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Terpopuler
Infografis
Siap-siap, Iuran BPJS...
Siap-siap, Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Tahun Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved