Program Kredit Perkakas Permudah Pelaku IKM

Selasa, 15 Mei 2018 - 14:16 WIB
Program Kredit Perkakas...
Program Kredit Perkakas Permudah Pelaku IKM
A A A
JAKARTA - Perusahaan penyedia perkakas asal Amerika Serikat, Stanley Black & Decker mendorong penggunaan perkakas canggih dan tepat guna untuk para pelaku industri kecil dan menengah (IKM). Sehingga akan mempermudah akses para pelaku IKM dengan menyediakan program kredit perkakas.

Country Director Stanley Black & Decker Indonesia King Hartono Hamidjaja menyampaikan, inovasi ini terbilang baru. Jika sebelumnya program cicilan hanya untuk barang-barang konsumtif, perusahaan menyediakan program cicilan untuk barang produktif.

"Belum ada produsen perkakas yang menyediakan penjualan dengan cara dicicil," ujarnya di Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Menurut King, para pelaku industri IKM yang memiliki keterbatasan modal bisa menjangkau perkakas yang tepat guna dengan lebih mudah. Selain itu, juga bisa menyimpan modal mereka untuk keperluan lainnya.

"Buat para pelaku industri yang baru memulai usaha, membeli perkakas dan peralatan bisa menghabiskan separuh modal. Dengan mencicil, bisa menjadikan modal untuk keperluan lain yang lebih produktif," katanya.

King menargetkan, inovasi program cicilan untuk perkakas Stanley di Indonesia akan menambah 25% penjualan perkakas Stanley Black & Decker di Tanah Air.

"Kami gelar gathering bersama para distributor di Jakarta yang bekerja sama dengan Tokopedia tentang kampanye 'Mulai Aja Dulu' untuk para pelaku industri IKM yang baru merintis usahanya dan anak-anak muda yang berminat berwirausaha," pungkasnya.

Sekadar informasi, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan hingga 2019, akan ada sebanyak 10.000 IKM yang ikut dalam program e-Smart IKM. Pertumbuhan jumlah IKM tersebut didorong oleh potensi pasar Indonesia yang terus berkembang.

Sementara, berdasarkan data Asosiasi e-Commerce Indonesia (IdeA), jumlah pengguna internet Tanah Air mencapai lebih dari 90,5 juta jiwa, serta pengguna aktif yang berbelanja secara online sebanyak 26,3 juta jiwa.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kuliah Umum di Unhas,...
Kuliah Umum di Unhas, Afi Kalla Tekankan Peran IKM dalam Hilirisasi Ekonomi
Pelaku IKM Dapat Penghargaan...
Pelaku IKM Dapat Penghargaan Upakarti, Dewi Motik: Ini Bisa Memberi Motivasi
Dukung Pertumbuhan IKM,...
Dukung Pertumbuhan IKM, Pemprov Lampung Alokasikan Anggaran Rp1,2 Triliun
IKM Pangan Capai 1,86...
IKM Pangan Capai 1,86 Juta Unit Usaha, IFI Menyeleksi yang Terbaik
Kelompok IKM di Luwu...
Kelompok IKM di Luwu Utara Pasarkan Produk Kerajinan Hingga ke Jawa
Pelaku IKM di Palopo...
Pelaku IKM di Palopo Didorong Berinovasi Pengolahan Produksi Sagu
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved