Indonesia Dibanjiri Bawang Putih hingga Pir dari China

Selasa, 15 Mei 2018 - 14:54 WIB
Indonesia Dibanjiri...
Indonesia Dibanjiri Bawang Putih hingga Pir dari China
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis realisasi impor Indonesia pada periode April 2018 mencapai USD16,09 miliar, atau naik 11,28% dibanding Maret 2018. Kenaikan tersebut dipicu oleh kenaikan impor, baik untuk barang konsumsi, bahan baku penolong, maupun barang modal.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, untuk impor barang konsumsi yang mengalami kenaikan adalah komoditas bawang putih yang berasal dari China, dengan nilai impor USD61,5 juta. Selain itu, beberapa komoditas yang diimpor dari Negeri Tirai Bambu, antara lain buah pir dengan nilai USD26,3 juta dan apel yang berasal dari China dan Amerika Serikat sebesar USD36,1 juta.

"Mengenai barang konsumsi yang mengalami kenaikan, 25,85% bawang putih yang naik USD61,5 juta, utamanya dari China," katanya di Gedung BPS, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Selain itu, beras impor yang berasal dari Thailand juga menyumbangkan kenaikan impor Indonesia pada periode April 2018 dengan nilai USD59,4 juta, dan daging beku dari Australia sebesar USD42,1 juta.

Pria yang akrab disapa Kecuk ini mengakui, kenaikan impor pada April 2018 cukup tinggi dan tidak biasa. Meskipun impor barang konsumsi mengalami kenaikan, realisasi impor bahan baku dan barang modal juga mengalami kenaikan cukup signifikan.

Hal ini terjadi karena industri harus mengantisipasi liburan panjang jelang Ramadhan dan Lebaran. Karena itu, mereka memilih untuk mengimpor lebih banyak pada periode ini.

"Bahan baku dan barang modal naiknya lumayan tinggi. Ini terjadi karena industri butuh persiapan dua sampai tiga impor untuk mengantisipasi liburan panjang. Jadi kalau mau positive thinking, ini bahan baku untuk menggerakkan industri kita. Dan industri kita menggeliat dan menggembirakan pada kuartal pertama kemarin," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Barang China Masih Merajai...
Barang China Masih Merajai Produk-Produk Impor Indonesia
Terungkap! China Masih...
Terungkap! China Masih Jadi Tujuan Utama Ekspor Produk RI
Indonesia Masih Lahap...
Indonesia Masih Lahap Barang Impor dari China
Nilai Impor RI Bulan...
Nilai Impor RI Bulan Mei Capai USD18,61 Miliar, Ini Rinciannya
Impor Nonmigas RI Masih...
Impor Nonmigas RI Masih Dominan dari China, Nilainya Lampaui USD5 Miliar di Mei 2022
Jadi Pemasok Impor Terbesar,...
Jadi Pemasok Impor Terbesar, RI Nggak Bisa Lepas dari China
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
13 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
30 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved