Terungkap! China Masih Jadi Tujuan Utama Ekspor Produk RI

Senin, 16 November 2020 - 15:16 WIB
loading...
Terungkap! China Masih...
Antrean truk kontainer menunggu giliran di Pelabuhan Perairan Dalam Yangshan, China, Senin (19/10/2020). Foto/REUTERS /Aly Song
A A A
JAKARTA - Kinerja ekspor Indonesia mengalami kenaikan sebesar 3,09% (month to month/MtM) pada Oktober 2020. Adapun Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, angka ekspor Indonesia pada Oktober 2020 mencapai USD14,39 miliar. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan, dari total nilai ekspor Indonesia, peranan ketiga negara besar seperti China, Amerika Serikat dan Jepang masih menjadi yang terbesar. Adapun kontribusi dari ketiga negara terhadap total nilai ekspor Indonesia mencapai 40,42%.

Baca Juga: Walah! Ekspor Perhiasan Mendadak Ambrol

Namun dari ketiga negara tersebut, China menjadi peringkat pertama dengan nilai ekspor mencapai USD2,86 miliar. Angka ini setara dengan 20,78% dari total ekspor Indonesia pada Oktober. Kemudian di peringkat kedua, ada Amerika Serikat dengan nilai ekspor USD1,64 miliar atau setara dengan 11,90%. Dan di tempat ketiga ada Jepang dengan nilai ekspor mencapai USD1,06 miliar atau setara 7,73% dari total nilai ekspor.

Sementara itu, pada periode Januari–Oktober 2020, Tiongkok tetap merupakan negara tujuan ekspor terbesar dengan nilai USD23,2 miliar atau setara 18,64%. Kemudian diikuti oleh Amerika Serikat dengan nilai ekspor mencapai USD15,14 miliar. Setelah itu, Jepang dengan kumulatif ekspor mencapai USD10,4 miliar. Adapun Komoditas utama yang diekspor ke Tiongkok pada periode tersebut adalah besi atau baja, batubara, dan minyak kelapa sawit. "Untuk pangsa pasar non migas kita di beberapa negara tujuan pada Oktober 2020. Disini, Tiongkok share 20,78% di Oktober 2020 dengan total nilai 2,86 miliar dolar," ujarnya dalam paparan virtual, Senin (11/6/2020).

Baca Juga: Ekspor Bisa Pulih Lebih Cepat Seiring Membaiknya Permintaan di China

Secara rinci, peningkatan ekspor nonmigas Oktober 2020 jika dibandingkan dengan September 2020 terjadi ke sebagian besar negara tujuan utama. Misalnya saja China USD234,7 juta. Selanjutnya, Malaysia USD65,8 juta, Italia USD24,9 juta hingga Jerman USD20,0 juta.

Kemudian ada Belanda USD14,2 juta, Thailand USD12,7 juta, India USD10,4 juta. Lalu ada Jepang dan Korea Selatan dengan masing-masing senilai USD3,6 juta dan USD0,4 juta. Sedangkan negara yang mengalami penurunan adalah Singapura USD60,1 juta,Amerika Serikat USD49,6 juta, Australia USD47,4 juta, serta Taiwan USD39,4 juta. "Demikian juga ke Australia dan Kenya termasuk 5 besar tujuan ekspor kita yang turun," kata Setianto. Secara keseluruhan, total ekspor ketiga belas negara tujuan utama di atas naik 2%. Sementara ekspor ke Uni Eropa (27 negara) pada Oktober 2020 mencapai USD1.149,4 juta, naik 15,99% dibanding September 2020.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Rekomendasi
PNM Buka Lapangan Kerja...
PNM Buka Lapangan Kerja bagi Puluhan Ribu Lulusan SMA-SMK dari Keluarga Prasejahtera
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas RI-India, Prabowo Dukung Pembangunan Pelabuhan di Andaman dan Nikobar
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Berita Terkini
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
100 Jenama Indonesia...
100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
Mobilitas Makin Hemat:...
Mobilitas Makin Hemat: Nikmati Promo Spesial BRI Kartu Kredit di Aplikasi MyBluebird
JICT dan Bea Cukai Sinergi...
JICT dan Bea Cukai Sinergi Percepat Penanganan Kontainer Longstay di Pelabuhan
Infografis
Indonesia Jadi Target...
Indonesia Jadi Target Utama Serangan Ransomware di Asia Tenggara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved