Meski USD Menguat, Rupiah Perkasa Jelang Rilis Suku Bunga BI

Kamis, 17 Mei 2018 - 17:56 WIB
Meski USD Menguat, Rupiah...
Meski USD Menguat, Rupiah Perkasa Jelang Rilis Suku Bunga BI
A A A
JAKARTA - Indeks dolar Amerika Serikat (USD) semakin menguat terhadap rivalnya, terutama euro seiring kenaikan imbal hasil treasury AS dan bergeloranya kelompok sayap kanan di Italia, yang dinilai mengancam Uni Eropa yang liberal.

Namun menguatnya dolar AS kali ini tidak berpengaruh terhadap nilai tukar rupiah. Mata uang NKRI di pasar spot pada Kamis (17/5/2018) justru mengambil untung menjelang pengumuman Bank Indonesia soal kenaikan suku bunga acuan. Konsensus pasar menginginkan bank sentral menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin.

Ekspektasi kenaikan suku bunga BI membuat rupiah di indeks Bloomberg pada petang ini, ditutup naik 39 poin atau 0,28% ke level Rp14.058 per USD. Awal perdagangan, rupiah rebound 19 poin atau 0,13% ke Rp14.078 per USD, dibanding penutupan Rabu di Rp14.097. Kamis ini, rupiah diperdagangkan di Rp14.053-Rp14.083.

Senada dengan itu, penguatan rupiah juga tercatat di data Yahoo Finance. Mata uang Garuda pada Kamis petang ini, mendapat suntikan 41 poin alias 0,29% menjadi Rp14.047, dibanding penutupan Rp14.088 per USD di Rabu kemarin. Hari ini rupiah diperdagangkan di Rp14.038-Rp14.088 per USD.

Sementara itu, indeks USD yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang stabil di 93,320, setelah naik ke level tertinggi lima bulan di 93,632 semalam. Melansir dari CNBC, Kamis (17/5), dolar pun menguat terhadap euro menjadi USD1,1801 per EUR. Mata uang Uni Eropa uni sudah jatuh ke level terendah lima bulan di USD1,1763 EUR pada sesi sebelumnya.

Euro memperpanjang kerugian setelah kemenangan kelompok kanan di Italia, dimana 5-Star Movement terinspirasi dari perjuangan Inggris yaitu berencana keluar dari Uni Eropa. Situasi politik ini menambah ketidakpastian global dan berpengaruh terhadap euro. Adapun USD diperkirakan akan semakin kuat seiring The Fed yang akan lebih hawkish lagi pada pekan depan dari bank sentral lainnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
Rupiah Melanjutkan Pelemahan...
Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
6 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
6 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
7 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
7 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
7 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
8 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs Vietnam Jelang Final AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved