Rupiah Melorot Pasca BI Naikkan Suku Bunga, Ini Kata Sri Mulyani

Jum'at, 18 Mei 2018 - 15:05 WIB
Rupiah Melorot Pasca...
Rupiah Melorot Pasca BI Naikkan Suku Bunga, Ini Kata Sri Mulyani
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan perdagangan hari ini sempat kembali melorot ke level Rp14.107/USD. Padahal, Bank Indonesia (BI) kemarin baru saja mengeluarkan kebijakan menaikkan tingkat suku bunga acuan BI 7 Days Repo Rate dari 4,25% menjadi 4,5%, dengan harapan rupiah tidak akan terpuruk semakin dalam.

Menanggapi hal itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah bersama BI akan terus mencermati perkembangan yang terjadi terhadap mata uang Paman Sam. "Kita dan BI terus mencermati perkembangan yang terjadi dengan mata uang dolar AS, terutama yang memang akan terus mengalami pergerakan di dalam konteks normalisasi kebijakan di AS," katanya di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Menurutnya, pemerintah juga akan terus menjaga pondasi ekonomi Indonesia dari sisi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Apalagi, kinerja APBN hingga bulan ini terus menunjukkan perbaikan.

"Hasil dan kinerja sampai Mei menunjukan APBN baik dari sisi pendapatan, perpajakan dan PNBP meningkat sangat signifikan dan belanja negara tetap terjaga dan defisit terus dijaga sesuai UU APBN," imbuh dia.

Menurutnya, kinerja APBN yang terus membaik tersebut bisa menberikan kepastian. Di sisi lain, BI juga telah memiliki bauran kebijakan yang telah disiapkan untuk menjaga stabilitas. Oleh sebab itu, pemerintah bersama BI akan menjaga perekonomian Indonesia.

"Karena ketidakpastian berasal dari policy berasal dari Amerika baik itu ekonomi maupun dibiidang geopolitik pasti mempengaruhi harga minyak, suku bunga global, maupun mata uang. Maka dengan pondasi makin kuat kita akan tetap jaga supaya ekonomi dan pembagunan tidak terganggu," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Redenominasi Rupiah...
Redenominasi Rupiah Belum Resmi, Tunggu Pengesahan UU
Menkeu Siap Kaji Realisasi...
Menkeu Siap Kaji Realisasi Wacana Redenominasi Rupiah
Redenominasi Rupiah,...
Redenominasi Rupiah, Sri Mulyani: Saya Paham Kenapa Anda Heboh
Sri Mulyani: Uang Khusus...
Sri Mulyani: Uang Khusus Rp75.000 Bukan Tambahan Likuiditas
Cenderung Menguat, Rupiah...
Cenderung Menguat, Rupiah Bisa Rp13.500 per USD di 2025
Desain Cetak Biru RAPBN...
Desain Cetak Biru RAPBN 2027, Prabowo Patok Kurs Rupiah Rp16.800–Rp17.500 per Dolar AS
Berita Terkini
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
4 menit yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
38 menit yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
1 jam yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
4 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
4 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
5 jam yang lalu
Infografis
Transaksi Rp349 T, Sri...
Transaksi Rp349 T, Sri Mulyani Tegaskan: Tak Ada Perbedaan Data
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved