Makin Kompetitif, Ekspor Industri Kerajinan Capai USD776 Juta

Selasa, 22 Mei 2018 - 17:05 WIB
Makin Kompetitif, Ekspor...
Makin Kompetitif, Ekspor Industri Kerajinan Capai USD776 Juta
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu daya saing industri kerajinan nasional agar semakin kompetitif di kancah global. Untuk itu, Kemenperin menetapkan industri kerajinan sebagai salah satu sektor yang diprioritaskan pengembangannya.

Pasalnya, produk unggulan kriya dari Indonesia cukup banyak diminati oleh konsumen mancanengara jika dilihat dari data nilai ekspor yang dihasilkan tahun 2017 sebesar USD776 juta, lebih tinggi dibanding capaian tahun sebelumnya di angka USD747 juta.

"Terlebih lagi industri kerajinan merupakan sektor padat karya berorientasi ekspor," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto pada pembukaan Pameran Industri Kreatif 2018 di Plasa Pameran Industri, Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Menurut Menperin, para pelaku industri kerajinan nasional perlu memperhatikan beberapa hal penting agar produknya dapat memiliki nilai jual yang tinggi, di antaranya adalah mengikuti selera pasar saat ini, menerapkan standardisasi, serta penguatan di aspek kemasan dan merek. "Sedangkan, dalam upaya memasuki era revolusi industri 4.0, harus memanfaatkan platform digital," tambahnya.

Kemenperin telah mengajak para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) nasional supaya ikut serta dalam program e-Smart IKM. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan perluasan pasar bagi produk IKM lokal hingga mampu menembus pintu ekspor.
Kemenperin pun telah menjalankan berbagai program dalam upaya peningkatan kompetensi para perajin nasional. Misalnya, mendorong perajin agar menggunakan teknologi terkini sehingga mampu menciptakan kreativitas dan inovasi produk.

Pada pembukaan pameran tersebut, Menperin memberikan apresiasi kepada Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang turut berperan mendorong pengembangan IKM nasional.

Pameran yang dilaksanakan selama empat hari, mulai tanggal 22-25 Mei 2018 ini diikuti sebanyak 44 pelaku IKM binaan Pemerintah Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Berbagai rangkaian kegiatan yang ditampilkan selain pameran produk kreatif,yakni acara diskusi, peragaan busana, dan kesenian Campur Sari.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
Pemerintah Anyam Industri...
Pemerintah Anyam Industri Kerajinan Masuk Rantai Pasok Global
Kemenperin Dorong Industri...
Kemenperin Dorong Industri Batik dan Kerajinan Manfaatkan Teknologi Modern
Menperin Dukung Peningkatan...
Menperin Dukung Peningkatan Pendidikan Vokasi Industri
Izin Operasional dan...
Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri Dipermudah Saat Pandemi Corona
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
27 menit yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
10 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
11 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
11 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
12 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved