Perry Warjiyo Janji Ambil Kebijakan Antisipatif Soal Suku Bunga

Kamis, 24 Mei 2018 - 16:55 WIB
Perry Warjiyo Janji...
Perry Warjiyo Janji Ambil Kebijakan Antisipatif Soal Suku Bunga
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru Perry Warjiyo menyatakan akan mengambil kebijakan yang bersifat antisipatif terkait suku bunga acuan BI 7days Repo Rate. Hal ini guna merespons arus modal asing yang keluar (capital outflow), yang berpotensi menggerus nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

Dia mengatakan, kebijakan suku bunga yang diambilnya akan bersifat pre-emptive terhadap tekanan dari eksternal. Khususnya, dampak dari rencana kenaikan tingkat suku bunga acuan Amerika Serikat (The Fed).

"Saya rencanakan untuk lebih pre-emptive, front loading, dan ahead the curve dalam kebijakan respon suku bunga," katanya usai pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung RI, Jakarta, Kamis (24/5/2018).(Baca Juga: Ini Jurus Gubernur BI yang Baru untuk Stabilkan Rupiah )
Menurutnya, arus modal asing di Tanah Air masih akan dibayang-bayangi oleh tekanan ekonomi dari luar, khususnya AS. Diperkirakan, Negeri Paman Sam -julukan AS- akan menaikan tingkat suku bunga acuannya sebanyak empat kali di tahun ini.

"Tekanan juga datang dari defisit fiskal AS yang lebih tinggi. Pada tahun ini diperkirakan 4%, tahun depan 5%, dan itu membuat pembiayaan AS akan lebih tinggi," imbuh dia.

BI sebelumnya telah keliru dalam memprediksi imbal hasil obligasi pemerintah AS untuk tenor 10%. Sebelumnya, BI memperkirakan imbal hasil obligasi pemerintah AS hanya akan bergerak di level 2,7%, sementara saat ini sudah menyentuh level 3%.

Menurut dia, kebutuhan pembiayaan untuk defisit yang membuat imbal hasil obligasi AS naik dan memicu arus modal keluar dari seluruh negara berkembang (emerging market), termasuk Indonesia.

"Jadi ini yang menyebabkan yeild 10 tahun naik dan sebabkan capital outflow di seluruh negara emerging. Ini fenomena global bahwa tekanan lebih banyak karena eksternal," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Jaga Nilai Tukar Rupiah...
Jaga Nilai Tukar Rupiah Stabil, BI Repo Rate Bakal Ditahan
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
BI Pangkas Suku Bunga...
BI Pangkas Suku Bunga Acuan 25 Bps ke Level 4,75 Persen
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Berita Terkini
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
11 menit yang lalu
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
46 menit yang lalu
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
56 menit yang lalu
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
2 jam yang lalu
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
2 jam yang lalu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
2 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved