BI Pastikan Ekonomi Indonesia Tidak dalam Kondisi Darurat

Senin, 28 Mei 2018 - 12:16 WIB
BI Pastikan Ekonomi...
BI Pastikan Ekonomi Indonesia Tidak dalam Kondisi Darurat
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) berencana menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan tambahan pada 30 Mei mendatang. Hal ini demi menentukan tingkat suku bunga acuan BI (BI 7-day Reverse Repo Rate). RDG ini dilakukan lebih cepat dari jadwal yang seharusnya, yaitu pada 27 dan 28 Juni 2018.

Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan, digelarnya RDG bulanan tambahan pada akhir Mei ini, tidak menandakan ekonomi Indonesia sedang dalam kondisi darurat (emergency). Hal ini sebagai komitmen bank sentral untuk mengambil langkah pre-emptive dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

"Respon kebijakan suku bunga secara preemptive dan frontloading, untuk memperkuat dan menstabilkan nilai tukar rupiah. Disamping tentu agar tetap konsisten agar inflasi 2018-2019 terjaga 3,5+-1%. Oleh karena itu, kami sudah jadwalkan RDG bulanan tambahan pada hari Rabu untuk merumuskan kebijakan ini. Ini bukan RDG emergency, ini RDG tambahan," tegasnya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (28/5/2018).

Menurutnya, alasan bank sentral melakukan RDG lebih cepat karena dinamika yang terjadi di luar negeri semakin cepat dan membutuhkan respon yang cepat. Selain itu, ekspektasi pasar dalam negeri terhadap volatilitas nilai tukar rupiah cenderung sudah tidak rasional (overshooting).

"Dinamika yang terjadi, baik di luar negeri dan terjadi ekspektasi dalam negeri yang cenderung tidak rasional. Dan ekspektasi rupiah menjadi lebih besar itu alasan kita melakukan RDG bulanan tambahan," imbuh dia.

Selain itu, sambung mantan Deputi Gubernur BI ini, RDG bulanan tambahan juga digelar dalam rangka mengambil langkah antisipasi terkait pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) di Negeri Paman Sam. "Jadi ini (RDG bulanan tambahan) juga langkah preemptive untuk FOMC tanggal 14 Juni yang akan datang," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ketua DPR Sudah Terima...
Ketua DPR Sudah Terima Surat dari Jokowi Berisi Nama Calon Gubernur BI, Siapa Calon Kuat?
Tok! Perry Warjiyo Resmi...
Tok! Perry Warjiyo Resmi Kembali Jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Kisah Perry Warjiyo,...
Kisah Perry Warjiyo, Dari Seorang Anak Kabayan Desa Jadi Gubernur BI Dua Periode
Sah! Destry Damayanti...
Sah! Destry Damayanti Resmi Jabat Deputi Gubernur Senior BI Periode 2024-2029
Sah! Destry Damayanti...
Sah! Destry Damayanti Kembali Jadi Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia
Bos BI Ungkap 7 Jurus...
Bos BI Ungkap 7 Jurus Jaga Laju Ekonomi RI, QRIS Jadi Andalan
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
57 menit yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
1 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
1 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
1 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
1 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
2 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved