BI Ambil Sikap Bias Ketat, Suku Bunga Acuan Sulit Turun Lagi

Rabu, 30 Mei 2018 - 15:46 WIB
BI Ambil Sikap Bias...
BI Ambil Sikap Bias Ketat, Suku Bunga Acuan Sulit Turun Lagi
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) pada bulan ini telah menaikkan tingkat suku bunga acuan BI 7days Reverse Repo Rate sebanyak dua kali menjadi 4,75%. Dengan kenaikan ini, bank sentral memutuskan untuk mengubah sikap (stance) kebijakannya dari sebelumnya netral menjadi bias ketat.

Gubernur BI Perry Warjiyo memastikan, stance kebijakan BI belum mengarah kepada pengetatan. Namun, saat ini cenderung bias ketat dan hal ini menandakan bahwa suku bunga acuan kemungkinan sulit untuk turun kembali.

"Dengan kenaikan 25 bps memang stance kebijakan kita adalah dari netral ke sedikit bias ketat. Belum ketat. Tempo hari kan lebih ke akomodatif, terus sekarang netral dan sekarang cenderung ke bias ketat," katanya di Gedung BI, Jakarta, Rabu (30/5/2018).

Menurutnya, stance kebijakan ini diambil berdasarkan sejumlah indikator. Di antaranya, perkiraan inflasi akhir tahun yang mencapai 3,6%, defisit transaksi berjalan yang berada di bawah 2,5%, serta kenaikan tingkat suku bunga acuan Amerika Serikat (The Fed) yang diperkirakan tiga kali tahun ini.

"Oleh karena itu, kami akan mengkalibrasi untuk bulan akan datang berbagai perkembangan tadi, inflasi, defisit transaksi berjalan, pertumbuhan ekonomi, kredit dalam negeri, indikator luar negeri, kemudian dampak fiskalnya terhadap US treasury bond yield, dan risiko keuangan global, emerging market bond index. Itu yang kita kalibrasi kedepannya," imbuh dia.

Selain itu, tambah Perry, ke depan bank sentral masih membuka peluang suku bunga kembali dinaikkan. Untuk itu, pihaknya akan terus mengkalibrasi perkembangan ekonomi dan keuangan baik domestik maupun global.

"Berarti memang probabillitas kenaikan (suku bunga) ada, tapi secara terukur. Tapi akan disesuaikan dengan inflasi, global, suku bunga, kadar-kadarnya bukan dosis tinggi dan segala macam," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Suku Bunga Acuan BI...
Suku Bunga Acuan BI Ditahan di 6 Persen, Perry Warjiyo Ungkap Pertimbangannya
BI Rate Kembali Ditahan...
BI Rate Kembali Ditahan di Level 4,75%, Perry Warjiyo Ungkap Penyebabnya
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
BI Rate Desember 2025...
BI Rate Desember 2025 Ditahan di 4,75 Persen, Begini Penjelasan Perry Warjiyo
BI Rate Oktober 2025...
BI Rate Oktober 2025 Ditahan di 4,75 Persen, Begini Penjelasan Perry Warjiyo
BI Rate April 2026 Ditahan...
BI Rate April 2026 Ditahan 4,75%, Begini Penjelasan Perry Warjiyo
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
1 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
2 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
3 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
8 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
8 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 jam yang lalu
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved