Alokasikan Capex Rp9,1 T, Indofood Bidik Penjualan Tumbuh 5%

Kamis, 31 Mei 2018 - 20:15 WIB
Alokasikan Capex Rp9,1...
Alokasikan Capex Rp9,1 T, Indofood Bidik Penjualan Tumbuh 5%
A A A
JAKARTA - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp9,1 triliun pada tahun ini. Belanja modal tersebut akan digunakan untuk empat divisi bisnis utama perseroan, yakni ICBP, Bogasari, agribisnis dan distribusi.

"Untuk sumber pendanaan capex dari kas internal yang di-generate dari operasional dan pinjaman bank dengan rasio yang fleksibel," ujar Direktur Utama Indofood Sukses Makmur Anthoni Salim di Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Kelompok usaha strategis produk konsumen bermerek pada tahun lalu tetap merupakan kontributor terbesar terhadap penjualan bersih konsolidasi Indofood sebanyak 50%. Rinciannya, kelompok bogasari 22%, agribisnis 20% dan distribusi 8%.

Sementara, Anthoni menjelaskan, perusahaan menargetkan pertumbuhan pendapatan single digit pada tahun ini. "Kami menargetkan pertumbuhan penjualan tahun ini antara 2-5%," ujarnya.

Adapun laba Indofood pada 2017 mencapai Rp4,17 triliun, naik 0,6% dibanding Rp4,14 triliun pada 2016. Kenaikan ini seiring peningkatan penjualan bersih konsolidasi sebesar 5,3% dari Rp66,66 triliun pada 2016 menjadi Rp70,19 triliun pada 2017.

Dari laba bersih itu, perusahaan menebar dividen tunai sebesar Rp2 triliun atau 50% dengan nominal Rp237 per saham yang akan dibayarkan ke pemegang saham pada 5 Juli 2018.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akuisisi Oneject, Itama...
Akuisisi Oneject, Itama Ranoraya Siapkan Capex Rp300 Miliar
Chitato Rasa Mi Goreng...
Chitato Rasa Mi Goreng Hadir Lagi di Indonesia
Mantul, Laba Produsen...
Mantul, Laba Produsen Indomie Tembus Rp2,8 Triliun
Astra International...
Astra International Serap Belanja Modal Rp7,6 Triliun di Semester I 2022
Snack Lays dan Cheetos...
Snack Lays dan Cheetos Bakal 'Menghilang' dari Pasaran, Ini Sebabnya
Lays, Doritos dan Cheetos...
Lays, Doritos dan Cheetos Absen di Indonesia Mulai Agustus 2021
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
3 jam yang lalu
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
4 jam yang lalu
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
4 jam yang lalu
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
4 jam yang lalu
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
5 jam yang lalu
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
5 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved