Laba Bersih Limas Indonesia Tumbuh 23,86%

Senin, 04 Juni 2018 - 12:15 WIB
Laba Bersih Limas Indonesia...
Laba Bersih Limas Indonesia Tumbuh 23,86%
A A A
JAKARTA - PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar Rp1,22 miliar pada 2017. Capaian itu tumbuh 23,86% dibanding pada 2016 yang senilai Rp989,123 juta.

Direktur LMAS Edwin Lim mengatakan, kenaikan laba bersih tersebut seiring penurunan beban keuangan sebesar 10,89% dari Rp19,92 miliar menjadi Rp17,75 miliar. Adapun penjualan bersih LMAS selama tahun lalu Rp189,23 miliar, turun 8,9% dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp207,75 miliar.

"Penjualan perseroan berasal dari layanan data dan informasi keuangan StockWatch, Limas Mobile, Limas Feed dan portal keuangan e-Bursa," ujarnya di Jakarta, Senin (4/6/2018).

Edwin menyampaikan, beban pokok penjualan perseroan mengalami penurunan sebesar 14,38%, dari sebelumnya Rp153,54 miliar pada 2016 menjadi Rp131,46 miliar pada 2017.

Kemudian, beban pokok perseroan yang lebih rendah pada 2017 dibandingkan pada 2016 disebabkan oleh penurunan beban pokok penjualan perangkat keras dan lunak, jasa teknis dan pemeliharaan, serta penurunan biaya penyusutan.

Menurutnya, penurunan beban pokok penjualan berdampak positif terhadap laba bruto perseroan yang pada 2017 mencapai Rp57,77 miliar atau mengalami pertumbuhan 6,56% dari Rp54,22 miliar pada 2016. Seiring pertumbuhan tersebut, marjin laba bruto juga meningkat menjadi 30,53% pada 2017 dari 26,10% pada 2016.

"Kami yakin kegiatan di pasar saham, pasar utang serta pasar keuangan lainnya akan tetap membutuhkan layanan data dan informasi yang handal dan seketika pada tahun-tahun mendatang. Kebutuhan ini akan berjalan seiring dengan peningkatan aktivitas transaksi dan perdagangan saham dan efek lainnya di pasar saham Indonesia," pungkas Edwin.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BUMA Terbitkan Obligasi...
BUMA Terbitkan Obligasi I Tahun 2023, Masa Penawaran Berakhir Besok
Mantul, Laba Produsen...
Mantul, Laba Produsen Indomie Tembus Rp2,8 Triliun
Cari Pengganti Gandum,...
Cari Pengganti Gandum, Indofood Siap Dukung Pengembangan Sorgum
MNC Land Ganti Nama...
MNC Land Ganti Nama Jadi PT MNC Tourism Indonesia Tbk
Masih Pandemi, Induk...
Masih Pandemi, Induk Usaha Indomaret Raup Cuan Rp60,8 Miliar
Lulusan SMA-S1 Merapat!...
Lulusan SMA-S1 Merapat! PT Indofood Buka Lowongan Terbaru
Berita Terkini
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
18 menit yang lalu
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
47 menit yang lalu
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
1 jam yang lalu
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
2 jam yang lalu
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
2 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved