Masih Pandemi, Induk Usaha Indomaret Raup Cuan Rp60,8 Miliar
Jum'at, 02 Juli 2021 - 22:32 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) mencatatkan kenaikan laba bersih pada kuartal I/2021. Pada laporan keuangan per 31 Maret 2021, Perseroan yang merupakan induk usaha dari Indomaret ini mencatatkan laba sebesar Rp60,80 miliar atau naik 22,49 persen dibanding 31 Maret 2020 sebesar Rp49,64 miliar.
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Perseroan mencatatkan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar Rp135,41 miliar atau naik 59,30 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp85 miliar dengan laba per saham dasar Rp4,29.
Adapun pendapatan dari kontrak dengan pelanggan emiten milik Grup Salim ini terdiri atas pihak ketiga (korporasi, ritel, lain-lain) dan pihak berelasi (korporasi, lain-lain). Pendapatan dari pihak ketiga korporasi menjadi penyumbang pendapatan sebesar Rp68,06 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp39,94 miliar.
Baca juga: PPKM Darurat Resmi Berlaku, Gimana Nasib Investor Ritel?
Kemudian, ritel tercatat Rp51,41 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp38,77 miliar, lain-lain tercatat Rp11,91 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp5,72 miliar.
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Perseroan mencatatkan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar Rp135,41 miliar atau naik 59,30 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp85 miliar dengan laba per saham dasar Rp4,29.
Adapun pendapatan dari kontrak dengan pelanggan emiten milik Grup Salim ini terdiri atas pihak ketiga (korporasi, ritel, lain-lain) dan pihak berelasi (korporasi, lain-lain). Pendapatan dari pihak ketiga korporasi menjadi penyumbang pendapatan sebesar Rp68,06 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp39,94 miliar.
Baca juga: PPKM Darurat Resmi Berlaku, Gimana Nasib Investor Ritel?
Kemudian, ritel tercatat Rp51,41 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp38,77 miliar, lain-lain tercatat Rp11,91 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp5,72 miliar.
Lihat Juga :