RUPSLB BTPN Setujui Penambahan Modal Dasar Perseroan

Kamis, 07 Juni 2018 - 14:39 WIB
RUPSLB BTPN Setujui...
RUPSLB BTPN Setujui Penambahan Modal Dasar Perseroan
A A A
JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) menyepakati perubahan Anggaran Dasar mengenai modal dasar perseroan. Para pemegang saham setuju untuk meningkatkan modal dasar menjadi sebesar Rp300 miliar dari sebelumnya Rp150 miliar. Sementara, nilai nominal saham tetap sama yakni Rp20 per saham.

Direktur BTPN Anika Faisal menjelaskan, dengan perubahan modal dasar tersebut maka jumlah saham yang diterbitkan bertambah menjadi 15 miliar saham dari sebelumnya 7,5 miliar saham. Sementara itu, persentase jumlah saham dalam portepel ikut meningkat menjadi 61% dari sebelumnya 22%.

"Hal ini merupakan antisipasi kami dalam menghadapi tantangan perusahaan di masa mendatang. Kami melihat perusahaan ini akan terus bertumbuh dan berkembang sehingga perlu dilakukan penambahan modal dasar," kata Anika dalam siaran pers, Kamis (7/6/2018).

Penambahan modal dasar ini hanya berdampak pada peningkatan jumlah saham dalam portepel, sedangkan komposisi pemegang saham maupun jumlah kepemilikannya tetap sama. Tercatat, Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) tetap memiliki 40% saham, Summit Global Capital Management BV menggenggam 20%, dan pemegang saham publik menguasai 40% saham.

Secara konsolidasi, per 31 Maret 2018, aset perseroan naik 3% (yoy) dari Rp92,9 triliun menjadi Rp95,8 triliun. Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) terjaga di level 24,8%. Penyaluran kredit tumbuh tipis dari Rp65 triliun menjadi Rp65,3 triliun (yoy), dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) sebesar 1%. Sementara itu, total pendanaan (funding) meningkat sebesar 3% dari Rp74,3 triliun menjadi Rp76,3 triliun.

Ke depan, tegas Anika, BTPN terus melakukan berbagai inovasi dan melanjutkan agenda transformasi untuk menjadi bank mass market terbaik yang didukung dengan teknologi digital.

"Inovasi dan transformasi digital yang kami lakukan secara terstruktur dan konsisten sejak 2016 telah berjalan dengan baik dan masih akan terus berlanjut hingga akhir 2018. Kami meyakini kedua inisiatif strategis ini akan mentransformasi BTPN menjadi bank nasional yang paling siap untuk beradaptasi dan berkontribusi dalam era ekonomi digital," kata Anika.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Peluncuran Program Baru...
Peluncuran Program Baru Jenius
Kinerja Positif, BTPN...
Kinerja Positif, BTPN Syariah Gelar RUPST dan Bagikan Dividen
MNC Bank Targetkan Volume...
MNC Bank Targetkan Volume Tabungan di Kisaran Rp1,5 - Rp2 Triliun
Ceruk Pasar Bakal Menciut,...
Ceruk Pasar Bakal Menciut, BTPN Tinggalkan Segmen Pensiunan?
BTPN Resmi Ubah Nama...
BTPN Resmi Ubah Nama Jadi Bank SMBC Indonesia
Penyaluran Kredit Bank...
Penyaluran Kredit Bank BTPN Tumbuh 12% di Tengah Situasi Menantang
Berita Terkini
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
1 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
1 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
1 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
2 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
2 jam yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
11 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah dan DPR Setujui...
Pemerintah dan DPR Setujui Bahas Revisi Undang-undang Desa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved