Bayer Tuntaskan Akuisisi Monsanto

Selasa, 12 Juni 2018 - 05:14 WIB
Bayer Tuntaskan Akuisisi...
Bayer Tuntaskan Akuisisi Monsanto
A A A
JAKARTA - Perusahaan farmasi dan kimia asal Jerman, Bayer telah berhasil menyelesaikan akuisisi Monsanto pada Kamis (31/5) lalu. Saham perusahaan pestisida dan benih Amerika Serikat (AS) tersebut tidak akan lagi diperdagangkan di Bursa Efek New York, karena sekarang Bayer merupakan adalah satu-satunya pemilik Monsanto.

Saham Monsanto telah dibeli dari para para pemegang sahamnya dengan harga USD128 per lembar saham. JP Morgan membantu Bayer dalam memproses pembayaran harga pembelian dalam proses akuisisi terbesar dalam sejarah perusahaan ini. Menurut persetujuan bersyarat dari Departemen Kehakiman AS, integrasi Monsanto kepada Bayer dapat terjadi segera setelah divestasi ke BASF telah selesai.

Proses integrasi ini diharapkan akan dimulai sekitar dua bulan. Werner Baumann, chairman of the Bayer Board of Management mengatakan, akuisisi ini merupakan sebuah hal yang luar biasa, terutama bagi pelanggan yaitu para petani di seluruh dunia. Karena pihaknya akan dapat membantu meningkatkan hasil panen mereka dengan lebih baik.

"Bagi pemegang saham kami, transaksi ini memiliki potensi untuk menciptakan nilai yang signifikan. Dan bagi konsumen dan masyarakat yang lebih luas. Dengan akuisisi ini, kami akan memiliki posisi yang lebih baik untuk membantu para petani dunia menghasilkan makanan yang lebih sehat dan terjangkau secara berkelanjutan. Sebagai mesin inovasi terkemuka di bidang pertanian, kami menawarkan karyawan di seluruh dunia pekerjaan yang menarik dan peluang pengembangan," katanya dalam rilis yang diterima Koran SINDO di Jakarta, Senin (11/6/2018).

"Bagi kami, target keberlanjutan adalah sama pentingnya seperti target keuangan kami. Sebagai pemimpin di industri ini, kami bertujuan memenuhi tanggung jawab dengan memperdalam dialog kami dengan masyarakat," lanjut Baumann.

Chairman dan CEO Monsanto Hugh Grant mengatakan, penutupan akusisi tersebut merupakan tonggak penting menuju visi menciptakan perusahaan pertanian terkemuka. "Kami mendukung petani dalam upaya mereka untuk menjadi lebih produktif dan berkelanjutan bagi kelestarian planet kita dan konsumen kami," ujar Hugh Grant yang mengundurkan diri.

Grant menambahkan, dirinya bangga dengan fondasi jalan yang telah Monsanto buat dan menantikan perusahaan gabungan ini dapat membantu memajukan pertanian modern.

Sementara itu, Liam Condon, anggota Bayer Board of Management, akan memimpin Divisi Crop Science ketika integrasi dimulai. Hingga proses divestasi selesai dilakukan dengan BASF, Monsanto akan beroperasi secara independen dari Bayer.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bayer Dukung Peningkatan...
Bayer Dukung Peningkatan Partisipasi Generasi Muda dalam Bidang Pertanian
Bayer Indonesia Gelar...
Bayer Indonesia Gelar Konferensi Virtual untuk Pertanian Berkelanjutan
Berdayakan 8.000 Petani...
Berdayakan 8.000 Petani di Pamijahan Bogor, Bayer Luncurkan Progam Holistik BISA
Luncurkan Program Better...
Luncurkan Program Better Life Farming, Bayer Siap Berdayakan 4 Juta Petani
Kesejahteraan Petani...
Kesejahteraan Petani Jadi Prioritas, TaniHub Jaga Keseimbangan Supply-Demand
Peluncuran Pusat Riset...
Peluncuran Pusat Riset dan Pengembangan Pertanian Bayer Juara di Klaten
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
3 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
3 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
3 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
3 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
4 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
4 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Akuisisi Eurofighter...
Indonesia Akuisisi Eurofighter Typhoon Austria, Nasib SU-35/F-35?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved