Rupiah Pulang Raih Untung 16 Poin Menjadi Rp14.086

Jum'at, 22 Juni 2018 - 17:28 WIB
Rupiah Pulang Raih Untung...
Rupiah Pulang Raih Untung 16 Poin Menjadi Rp14.086
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan Jumat (22/6/2018) berhasil menguat 16 poin atau 0,11% ke level Rp14.086 per USD.

Awal perdagangan, rupiah sempat dibuka naik 2 poin ke level Rp14.100 per USD. Namun laju rupiah di indeks Bloomberg kemudian berbalik turun 6 poin atau 0,04% ke Rp14.108 per USD dibanding Kamis di Rp14.102 per USD. Hari ini rupiah diperdagangkan di Rp14.064-Rp14.108 per USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan mata uang NKRI pada perdagangan Jumat petang ini, ditutup terapresiasi 21 poin atau 0,15% ke level Rp14.075 per USD, setelah kemarin berakhir di Rp14.096. Jumat ini, rupiah bergerak di Rp14.051-Rp14.108 per USD.

Rupiah menguat di akhir pekan disebabkan dua faktor. Faktor internal adalah rencana Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang membuka peluang untuk kembali menaikkan suku bunga. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kenaikan ini untuk mencegah terus melemahnya rupiah.

"Saya ingin menegaskan kembali bahwa BI fokusnya pada stabilitas ekonomi, khususnya stabilitas rupiah dalam jangka pendek. Kami siap melakukan langkah pre-emptive, front leading, a head of curve, khususnya yang terjadi di luar negeri seperti The Fed dan bank sentral Eropa (ECB)," katanya di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (22/6/2018).

Sedangkan faktor eksternal adalah melemahnya indeks USD terhadap enam mata uang utama. Melansir dari Reuters, Jumat (22/6), indeks USD jatuh 0,1% ke level 94,79 pada Jumat ini, setelah kemarin menyentuh level 95,53, tertinggi sejak Juli 2017.

Dolar AS terpukul disebabkan indeks manufaktur yang turun tajam ke level terendah 1-1/2 tahun. Indeks manufaktur Philadelphia Fed turun menjadi 19,9 pada Juni ini, berbanding angka 34,4 pada Mei kemarin. Menjadi penurunan paling tajam sejak Januari 2014.

Hal yang membuat euro rebound ke USD1,1508 per EUR dan poundsterling Inggris naik 0,7% menjadi USD1,3270 per GBP, setelah Kepala Ekonom Bank of England Andy Haldane setuju untuk kenaikan suku bunga ke level 0,75%.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
Rupiah Melanjutkan Pelemahan...
Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD
Berita Terkini
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
43 menit yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
1 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
1 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
3 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
4 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
5 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved