Dinilai Berisiko, Energi Terbarukan Sulit Dapat Pinjaman Bank

Kamis, 28 Juni 2018 - 17:17 WIB
Dinilai Berisiko, Energi...
Dinilai Berisiko, Energi Terbarukan Sulit Dapat Pinjaman Bank
A A A
JAKARTA - Sektor energi baru dan terbarukan (EBT) ternyata masih kesulitan mendapatkan pinjaman dari perbankan. Pasalnya, sektor ini dinilai berisiko tinggi.

Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Harris mengatakan, karena dinilai berisiko, perusahaan yang ingin mengakses pembiayaan dari bank lokal untuk pengembangan EBT selalu dikenakan beban bunga yang tinggi.

"Ini kan terkait risiko, berapa rate yang diberikan tergantung risiko perusahaan tadi. Jadi, itu yang masih sulit untuk diturunkan," ujarnya dalam diskusi Weekly Forum bertajuk "Sejahterakan Masyarakat Lewat Energi Baru dan Terbarukan, Bisakah?" di Jakarta, Kamis (28/6/2018).

Padahal, Harris menjelaskan, pengembangan EBT dan pengembalian modalnya sebetulnya layak secara bisnis. Dia mencontohkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia Timur.

"Kontrak 20 tahun sebenarnya sudah bisa, tapi bank lokal kita masih lihat belum familiar dengan proyek terbarukan dan konversi energi," tuturnya.

Dia menambahkan, sebenarnya sudah cukup banyak lembaga pembiayaan dunia yang mau membantu pengembangan sektor ini, seperti World Bank. Namun, kata Harris, agar efisien sebaiknya permintaan pembiayaan tidak datang satu-satu dari masing-masing perusahaan.

"Jadi, kalau kembangkan EBT khusus skala kecil keekonomiannya sulit, tapi kalau di-bundling bisa lebih ekonomis. Itu juga salah satu rekomendasi OJK," pungkasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PLTS Terkendala Pembiayaan,...
PLTS Terkendala Pembiayaan, Kementerian ESDM Colek Perbankan
TBS Energi Tuntaskan...
TBS Energi Tuntaskan Pembiayaan PLTS Terapung di Batam
Menko Airlangga Akui...
Menko Airlangga Akui Cari Sumber Pembiayaan Proyek Energi Fosil Makin Susah
Percepat Transisi Energi,...
Percepat Transisi Energi, RI Buka Pintu Buat Pembiayaan Lembaga Global
PLN EPI Siapkan Infrastruktur...
PLN EPI Siapkan Infrastruktur Gas, Kebutuhan Energi Primer Diproyeksi Tumbuh 5% per Tahun
Sekolah dengan Teknologi...
Sekolah dengan Teknologi Energi Terbarukan di Tasmania
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
6 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
6 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
7 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
7 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
7 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
7 jam yang lalu
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved