Pelemahan Harga Minyak Sawit Dorong Penurunan HIP BBN

Rabu, 04 Juli 2018 - 10:48 WIB
Pelemahan Harga Minyak...
Pelemahan Harga Minyak Sawit Dorong Penurunan HIP BBN
A A A
JAKARTA - Memasuki bulan Juli 2018, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali merilis besaran Harga Indeks Pasar (HIP) Bahan Bakar Nabati (BBN), yang meliputi biodiesel dan bioetanol.

Harga kedua komoditas tersebut mengalami penurunan diakibatkan faktor melemahnya harga minyak sawit (Crude Palm Oil/CPO) serta menguatnya kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Dilansir Kementerian ESDM Rabu (4/7/32018), biodiesel ditetapkan sebesar Rp7.949 per liter atau turun tipis Rp191 dari bulan Juli 2018 lalu, yaitu Rp8.140/liter. Harga tersebut masih belum termasuk dengan perhitungan ongkos angkut, yang berpedoman pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No.1770 K/12/MEM/2018.

Penurunan ini terjadi akibat menurunnya harga minyak kelapa sawit, pada perhitungan yang tertera pada Surat Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Nomor 3381/10/DJE/2018.

HIP biodiesel ini ditopang oleh harga rata-rata minyak kelapa sawit (CPO) sepanjang 25 Mei 2018 hingga 24 Juni 2018 sebesar Rp7.740/kg. Harga ini lebih rendah pada periode sebelumnya, yaitu Rp7.954/kg.

Penurunan harga terjadi pula pada HIP bioetanol. Harga pasar bioetanol diplot sebesar Rp9.900/liter oleh Pemerintah setelah selama lima bulan terakhir sempat mengalami kenaikan dari Rp10.059 (Februari), Rp10.083 (Maret), Rp10.140 (April), Rp10.147 (Mei), dan Rp10.210 (Juni).

Faktor penurunan ini ditentukan oleh rata-rata tetes tebu Kharisma Pemasaran Bersama (KPB) selama 25 Agustus 2018-24 Juni 2018 tercatat sebesar Rp1.533/kg ditambah besaran dolar sebesar USD0,25/liter dikali 4,125 kg/liter.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Avtur Berbahan Minyak...
Avtur Berbahan Minyak Sawit Bukan Upaya Sehari, Ini Prosesnya
Menakar Nilai Ekonomis...
Menakar Nilai Ekonomis Bahan Bakar Pesawat dari Minyak Sawit
Program Mandatori B50...
Program Mandatori B50 Wujudkan Swasembada Energi
Seberapa Hijaukah Bahan...
Seberapa Hijaukah Bahan Bakar Nabati? Awas Klaim Menyesatkan!
PTPN V Dukung Program...
PTPN V Dukung Program Green Fuel Lewat Penguatan Produktivitas Petani Sawit
Pemerintah Uji Coba...
Pemerintah Uji Coba Bikin Bensin dari Minyak Sawit
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved