Rupiah Ditutup Terperosok Iringi Lonjakan Pounds ke Level Tertinggi

Kamis, 05 Juli 2018 - 17:19 WIB
Rupiah Ditutup Terperosok...
Rupiah Ditutup Terperosok Iringi Lonjakan Pounds ke Level Tertinggi
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih sulit keluar dari zona merah, usai terperosok ke kisaran level Rp14.380/USD. Pelemahan mata uang Garuda pada perdagangan, Kamis (5/7/2018) mengiringi lonjakan Poundsterling setelah mendapatkan dorongan hingga ke level tertinggi.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di sesi akhir perdagangan tergelincir menjadi Rp14.380/USD saat berhadapan dengan mata uang Negeri Paman Sam dibanding penutupan sebelumnya Rp14.347/USD. Pergerakan harian pada perdagangan hari ini ada di level Rp14.345 hingga Rp14.420/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini merosot ke posisi Rp14.380/USD atau tidak lebih baik dari sebelumnya Rp14.347/USD. Rupiah mencoba keluar dari tekanan sepanjang pekan ini, namun tidak kunjung mendapatkan sentimen positif.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, hari ini tertahan pada tren pelemahan usai jatuh ke level Rp14.387/USD. Posisi ini menunjukkan rupiah masih tak berdaya dibandingkan posisi penutupan kemarin Rp14.343/USD.

Di sisi lain, Pounds menanjak naik ke level tertinggi pada perdagangan, Kamis ketika para pelaku pasar menyakini adanya enaikan suku bunga pada musim panas ini. Namun kekhawatiran tentang pertemuan Brexit menahan laju mata uang.

Setelah pelemahan di awal 2018, ekonomi Inggris menunjukkan tanda-tanda awal pemulihan dengan survei untuk manufaktur, konstruksi dan sektor jasa mengalahkan ekspektasi dan mempertinggi prospek kenaikan suku bunga oleh Bank of England pada bulan Agustus.

Kondisi tersebut mendorong Poundsterling setelah terpuruk dalam beberapa pekan yang disebabkan penguatan dolar tak mampu terbendung. Sentimen masih datang dari kecemasan investor tentang apakah Inggris dapat mengamankan kesepakatan dengan Uni Eropa sebelum meninggalkan UE, Maret mendatang.

Tercatat pound naik 0,1% pada level 1,3236 terhadap USD, atau menjauh dari posisi terendah minggu lalu 1,3050. Namun Poundsterling mengalami penurunan 0,2% terhadap euro menjadi 88,34.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
5 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
6 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved