Hadapi Perang Dagang, Enggar Akan Berunding dengan AS dan China

Sabtu, 07 Juli 2018 - 02:03 WIB
Hadapi Perang Dagang,...
Hadapi Perang Dagang, Enggar Akan Berunding dengan AS dan China
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan, terkait perang dagang antara Amerika Serikat dan China--dimana pemberlakuan perang tarif dimulai hari ini--pihaknya bakal berunding dengan kedua negara.

"Kita lakukan lobi dulu, baik dengan Amerika Serikat dan China. Kami sudah bicara dengan kedua duta besar mereka, juga sudah mengirim surat kepada pemerintah mereka," ujar Enggar di Jakarta, Jumat (6/7/2018).

Indonesia, kata dia, memilih untuk tidak melakukan perang dagang. Sebab, itu akan memberikan efek negatif bagi Industri yang bisa menyebabkan neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit.

"Kita memilih untuk tidak melakukan perang dagang. Kita berpendapat trade war itu sesuatu yang tidak baik karena trade war AS dengan China dan Kanada itu, akan memberi dampak tidak baik bagi perdagangan. Kita sudah menyikapi itu dengan melakukan lobi," jelasnya.

Sementara itu, untuk menekan dampak yang lebih besar dari perang dagang AS-China, pemerintah tengah mempercepat perjanjian perdagangan bebas dengan sejumlah negara. Cara ini dilakukan guna menggenjot nilai ekspor.

"Kita menargetkan perjanjian perdagangan bebas dengan Chili dan Palestina bisa rampung dalam waktu dekat. Sedangkan negara-negara lain seperti Tunisia, Mozambik, Maroko, hingga Australia ditargetkan bisa selesai tahun ini," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Diserang Corona, Wamendag:...
Diserang Corona, Wamendag: Perjanjian Dagang Tetap Jalan Terus
Kemendag Targetkan 11...
Kemendag Targetkan 11 Perjanjian Dagang Internasional
Neraca Dagang Nonmigas...
Neraca Dagang Nonmigas RI Surplus atas Malaysia, Lompat Nyaris 200 Persen
Neraca Dagang Surplus,...
Neraca Dagang Surplus, Mendag Optimistis Sektor Perdagangan Lekas Pulih
Wamendag Minta Eksportir...
Wamendag Minta Eksportir Manfaatkan 22 Perjanjian Dagang Internasional
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved