IHSG dan Bursa Asia Ditutup Menguat Abaikan Perang Dagang

Kamis, 12 Juli 2018 - 16:39 WIB
IHSG dan Bursa Asia...
IHSG dan Bursa Asia Ditutup Menguat Abaikan Perang Dagang
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (12/7/2018) ditutup menguat 0,25% atau 14,51 poin ke level 5.907,87. Awal perdagangan, indeks dibuka turun 0,34% atau 20,31 poin di level 5.873,05. Kamis ini, IHSG diperdangkan di 5.873,05-5.931,52.

Menguatnya indeks ditopang oleh positifnya mayoritas sektor saham, dengan infrastruktur memimpin penguatan dengan naik 1,45%. Sementara tiga sektor melemah, dengan koreksi pada konsumer -1,06%.

Dari 525 saham, 232 naik, 124 stabil, dan 169 turun. Transaksi saham mencapai Rp6,80 triliun dari 8,33 miliar lembar saham. Aksi beli asing juga mengangkat indeks dengan nilai Rp2,522 triliun berbanding aksi jual asing Rp2,37 triliun. Sehingga transaksi bersih asing berada di Rp145,83 miliar.

Senada dengan IHSG, bursa saham Asia ditutup lebih tinggi pada Kamis ini, setelah pasar mengabaikan pengumuman daftar barang-barang China yang mungkin dikenakan tarif baru oleh pemerintahan Donald Trump. Bursa Asia juga didorong oleh kenaikan pasar China. Melansir dari CNBC, indeks Shanghai ditutup naik 2,18% menjadi 2.838,30 dan Shenzhen bertambah 2,74% menjadi 1.597,17.

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,17% atau 255,75 poin menjadi 22.187,96, berkat nilai tukar yen yang melemah. Selain itu tambahan lainnya dari sektor perikanan dan kehutanan yang memimpin kenaikan 2,64%.

Di Seoul, Kospi bertambah 0,19% ke level di 2.285,06, karena kenaikan saham mobil. Indeks Hang Seng Hong Kong naik tipis 0,8% berkat saham properti, keuangan, dan jasa yang naik lebih dari 1%. Dan indeks S&P/ASX 200 Australia menguat 0,85% menjadi 6.268,30, ditopang keuntungan saham kesehatan dan energi.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akhiri Pekan di Zona...
Akhiri Pekan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.072
IHSG Diramal Masih Lesu,...
IHSG Diramal Masih Lesu, Hari Ini Potensi di Kisaran 6.047-6.107
Menunggu Data Ekonomi...
Menunggu Data Ekonomi AS, IHSG Masih Berpeluang Menguat
IHSG Kebakaran, Saham...
IHSG 'Kebakaran', Saham Farmasi dan Telekomunikasi Tetap 'Adem'
IHSG Berpeluang Reli...
IHSG Berpeluang Reli di 6.078-6.150, Cermati Saham Ini
Varian Delta Masih Jadi...
Varian Delta Masih Jadi Sentimen Utama di Pasar Saham
Berita Terkini
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
1 jam yang lalu
Kinerja Tumbuh Positif,...
Kinerja Tumbuh Positif, ASABRI Bukukan Kenaikan Aset 12,23% di 2025
1 jam yang lalu
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
1 jam yang lalu
Pasar Kripto Masih Sideways,...
Pasar Kripto Masih Sideways, Bittime Futures Bisa Jadi Alternatif Strategi
2 jam yang lalu
Antisipasi Risiko Sosial...
Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global
2 jam yang lalu
Dibuka Naik Tipis, IHSG...
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,24% ke 6.093
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved