Pindad Targetkan Mampu Produksi 100 Medium Tank di 2019

Jum'at, 13 Juli 2018 - 13:40 WIB
Pindad Targetkan Mampu...
Pindad Targetkan Mampu Produksi 100 Medium Tank di 2019
A A A
BANDUNG - PT Pindad (Persero) menargetkan membuat 100 unit medium tank yang saat ini masih dalam proses pengujian. Selain untuk memenuhi kebutuhan TNI, tank tersebut juga bakal di ekspor.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad Ade Bagdja mengatakan, setelah medium tank Pindad menjalani serangkaian pengujian dan sertifikasi, Pindad akan memproduksi massal pada 2019.

"Setelah ini selesai disertifikasi, akan dilanjutkan produksi. Sertifikasi fokus pada mobilitas dan daya gempur. Bagaimana mobilitas dan kemampuannya menggempur musuh," kata Ade seusai seminar uji ledak ranjau medium tank Pindad di Grha Pindad, Kota Bandung, Jumat (12/7/2018).

Menurut dia, dalam satu tahun Pindad mampu membuat medium tank hingga 100 unit. Namun kapasitas maksimal itu bisa berjalan bila tak ada order kendaraan tempur lainnya. "Lini produksi sudah siap. Mesin berukuran besar akan datang akhir 2018," ujar dia.

Selain mengandalkan lini produksi sendiri, Pindad juga akan melibatkan sekitar 50 usaha kecil dan menengah (UKM) untuk memproduksi komponen tertentu. Bila nantinya diproduksi dalam skala besar, diperkirakan akan ada 100 UKM yang terlibat.

"Medium tank ini akan kami improve terus. Sehingga mungkin akan berbeda dengan yang kita buat di Turki. Tetapi intinya kami akan berusaha memenuhi semua spesifikasi yang dibutuhkan TNI. Bila semua terpenuhi, kami yakin medium tank Pindad akan menjadi yang terbaik di kelasnya," pungkas dia.

Soal proyeksi, TNI diperkirakan akan mengganti tank AMX yang saat ini sudah tua. Diperkirakan ada 400 tank yang perlu diganti. Selain itu, ada negara tetangga yang siap melakukan pemesanan. Namun Ade belum bisa menyebut nama dan kebutuhan negara tersebut.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
3 Perusahaan BUMN Indonesia...
3 Perusahaan BUMN Indonesia Dituduh Pasok Senjata ke Myanmar, Ini Bantahan DEFEND ID
Pindad Turun Gunung:...
Pindad Turun Gunung: Dari Maung ke Lumpur Sawah, Siapkan Mobil Listrik Murah Meriah Rp50 Jutaan
Permintaan Ekspor Alutsista...
Permintaan Ekspor Alutsista Naik Tajam, Jokowi dan Pimpinan Pindad Bakal Gelar Rapat
Detail si Maung Mobil...
Detail si 'Maung' Mobil Rantis Buatan Pindad
Pindad Terjunkan Rantis...
Pindad Terjunkan Rantis Maung MV3 Mobile Jammer di IKN
Setahun Pindad Produksi...
Setahun Pindad Produksi 400 Juta Peluru, Butuh SDM Handal
Berita Terkini
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
29 menit yang lalu
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
43 menit yang lalu
Kilau Emas Antam Meredup,...
Kilau Emas Antam Meredup, Hari Ini Turun Lagi Rp20.000 per Gram
1 jam yang lalu
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
1 jam yang lalu
Dibuka Menguat 0,33%,...
Dibuka Menguat 0,33%, IHSG Berbalik Melemah di Menit Pertama
1 jam yang lalu
Cara Mengajukan Pembetulan...
Cara Mengajukan Pembetulan Data PBB-P2 secara Online, Simak Syarat dan Tahapannya
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved