Ini Alasan BI Pertahankan Suku Bunga

Kamis, 19 Juli 2018 - 17:14 WIB
Ini Alasan BI Pertahankan...
Ini Alasan BI Pertahankan Suku Bunga
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan alias BI 7-day Reverse Repo Rate di angka 5,25% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan tambahan yang digelar hari ini, Kamis (19/7/2018).

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, alasan mempertahankan suku bunga acuan agar tetap konsisten mempertahankan daya tarik pasar keuangan domestik di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi, sehingga dapat menjaga stabilitas nilai tukar.

"Bank Indonesia terus mewaspadai risiko ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi dan dinamika pertumbuhan ekonomi dunia yang tidak merata, dengan ekonomi AS yang diperkirakan tumbuh meningkat tinggi dengan inflasi yang semakin meningkat," ujar Perry di Jakarta, Rabu (19/7/2018).

Perry menjelaskan, arah kebijakan BI akan tetap hawkish dan fokus menjaga stabilitas ekonomi terkait nilai tukar rupiah, dengan langkah kenaikan sebelumnya sebesar 100 bps.

"Kenapa ini suku bunga acuan tetap di pertahankan? Kami pandang kenaikan yang selama ini sudah kita lakukan totalnya adalah 100 bps. Kami pandang suku bunga kebijakan kita sudah cukup kompetitif dalam memberikan ruang bagi masuknya aliran modal asing," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jaga Nilai Tukar Rupiah...
Jaga Nilai Tukar Rupiah Stabil, BI Repo Rate Bakal Ditahan
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved