PLTMH Melong Berpotensi Sumbang PNBP Hingga Rp 400 Juta/Tahun

Sabtu, 21 Juli 2018 - 17:01 WIB
PLTMH Melong Berpotensi...
PLTMH Melong Berpotensi Sumbang PNBP Hingga Rp 400 Juta/Tahun
A A A
SUBANG - Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Melong yang terletak di Desa Jambelaer Kecamatan Dawuan, Subang, Jawa Barat, berpotensi menyumbang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga Rp400 juta per tahun melalui Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (P3TKEBTKE), Balitbang Kementerian ESDM.

Hal ini diungkapkan Kepala P3TKEBTKE, Yunus Saefulhak saat meninjau PLTMH Melong yang memiliki kapasitas terpasang 100 kiloWatt (kW) tersebut, di Subang (17/7). "PNBP sebesar Rp 400 juta per tahun dapat diperoleh dengan catatan, daya mampu stabil pada angka 80 kW dan harga jual ke PLN mencapai Rp 750 per kWh," ujar Yunus.

Sambung dia menjelaskan, saat ini listrik yang dihasilkan disalurkan (on-grid) ke sistem jaringan PT. PLN (Persero) dengan harga jual listrik sebesar Rp520/kWh. "Agar PLTMH Melong dapat beroperasi secara mandiri, maka skema kontrak jual beli langsung antara BLU P3TKEBTKE dengan PLN juga perlu diperbaharui," ujarnya.

Yunus mengungkapkan, P3TKEBTKE mengusulkan agar harga jual beli listrik dengan pihak PLN disesuaikan ke harga Rp 750/kWh. Besaran biaya ini menyesuaikan dengan Keputusan Menteri ESDM Nomor: 1772 K/20/MEM/2018 tentang Besaran Biaya Pokok Penyediaan Pembangkitan (BPP) PLN Tahun 2017 dengan BPP Jawa Barat, dimana harga jual listrik yang berlaku sebesar Rp 911 atau USD 6,81 sen per kWh.

"Kalau dengan harga jual saat ini (Rp 520/kWh), pendapatan PLTMH Melong belum memadai untuk menutup biaya operasional pembangkit, yang rata-rata mencapai Rp 196 juta per tahunnya," jelas Yunus.

Menurut Yunus, perubahan status P3TKEBTKE menjadi sebuah BLU turut merubah pengelolaan PLTMH Melong. Sebagai BLU, P3TKEBTKE mengelola PLTMH Melong dengan mengutamakan prinsip pelayanan, namun juga harus mempertimbangkan agar tidak terbebani biaya operasional.

PLTMH Melong, lanjut Yunus dibangun dan beroperasi pada tahun 2005 memanfaatkan air dari saluran air irigasi yang dikelola Perum Jasa Tirta II Subang. Awalnya PLTMH ini dibangun untuk mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan ketengalistrikan dan energi baru dan terbarukan, juga telah menjadi rujukan pengelolaan PLTMH bagi negara berkembang, pemerintah daerah dan pemerintah kabupaten/kota.

Selain di Subang, P3TKEBTKE juga telah membangun PLTMH Sengkaling di Malang bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dalam pembangunan PLTMH, BLU P3TKEBTKE menyediakan layanan jasa berupa studi pra feasibility study (Pra-FS), feasibility study (FS) dan Detail Engineering Design, perijinan, EPC konsultan hingga Service Electric Load Controler.

Secara berkala, Kepala P3TKEBTKE melakukan evaluasi aset-aset BLU P3TKEBTKE. Aset yang masih layak akan diusahakan menjadi bisnis yang menghasilkan pendapatan bagi BLU P3TKEBTKE. Sebaliknya, bila aset tersebut sudah tidak mempunyai nilai keekonomian, maka akan dihibahkan atau dihapuskan sesuai peraturan yang berlaku.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Insentif untuk Pelaku...
Insentif untuk Pelaku Usaha EBTKE Sedang Disiapkan Pemerintah
Bareskrim Polri Geledah...
Bareskrim Polri Geledah Kantor Ditjen EBTKE Kementerian ESDM
Dirjen EBTKE Paparkan...
Dirjen EBTKE Paparkan Potensi PLTS Terapung di Jawa
Dirjen EBTKE: Transisi...
Dirjen EBTKE: Transisi Energi Pilihan Mutlak
Potensi Air Papua Dibidik...
Potensi Air Papua Dibidik Australia, Kementerian ESDM Godok Konsep REBID
Kementerian ESDM Genjot...
Kementerian ESDM Genjot Capaian Energi Baru Terbarukan
Berita Terkini
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
11 menit yang lalu
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
23 menit yang lalu
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
1 jam yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
1 jam yang lalu
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
1 jam yang lalu
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
1 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved