G20 Cemaskan Pertumbuhan Global, Harga Minyak Turun

Senin, 23 Juli 2018 - 11:15 WIB
G20 Cemaskan Pertumbuhan...
G20 Cemaskan Pertumbuhan Global, Harga Minyak Turun
A A A
TOKYO - Harga minyak mentah dunia turun pada perdagangan awal pekan ini seiring meningkatnya kekhawatiran tentang permintaan bahan bakar. Hal itu dipicu peringatan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari G20 bahwa risiko pertumbuhan ekonomi global meningkat di tengah memuncaknya ketegangan perdagangan dan geopolitik.

Minyak mentah Brent LCOc1 turun USD18 sen, atau 0,3% menjadi USD72,89 per barel. Sementara US West Texas Intermediate (WTI) futures CLc1 turun USD13 sen, atau 0,2% menjadi USD68,13 per barel.

Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral mengakhiri pertemuan Kelompok 20 ekonomi terbesar di Buenos Aires pada akhir pekan menyerukan lebih banyak dialog untuk mencegah ketegangan perdagangan dan geopolitik yang berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi global.

"Pertumbuhan ekonomi global tetap kuat dan tingkat pengangguran pada satu dekade terendah," kata para pemimpin keuangan dalam pernyataan resmi seperti dikutip Reuters, Senin (23/7/2018).

Namun, belakangan ini pertumbuhan dinilai menjadi lebih kurang tersinkronisasi. Sedangkan risiko penurunan selama jangka pendek dan menengah makin meningkat.

Pertemuan G20 terjadi di tengah meningkatnya perang kata-kata dalam konflik perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China. Kedua negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu sejauh ini telah mengenakan tarif senilai USD34 miliar untuk barang ekspor satu sama lain.

Bahkan, pekan lalu Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif pada semua ekspor China ke Amerika Serikat senilai USD500 miliar, kecuali Beijing setuju untuk mengubah kebijakan transfer teknologi, subsidi industri serta kebijakan joint venture-nya.

"Dampak dari perang dagang dan bahwa Presiden Trump dan pemerintahannya serius tentang ancamannya akhirnya mulai memengaruhi pikiran para pedagang dan investor minyak dan pasar keuangan lainnya," kata Greg McKenna, kepala strategi pasar di AxiTrader.

Seperti diketahui, pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan permintaan minyak berkorelasi erat. Ekspansi ekonomi secara langsung mendorong konsumsi bahan bakar baik untuk perdagangan maupun untuk perjalanan serta kebutuhan kendaraan sehari-hari.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Minyak Koreksi,...
Harga Minyak Koreksi, Tren Suku Bunga Tinggi Ancam Pertumbuhan Ekonomi
Harga Minyak Turun Akibat...
Harga Minyak Turun Akibat Kekhawatiran Resesi Global
OPEC Pangkas Proyeksi...
OPEC Pangkas Proyeksi Permintaan Global, Harga Minyak Terjungkal
Perang Rusia Ukraina...
Perang Rusia Ukraina Mengubah Wajah Perdagangan Minyak Global
Diancam Resesi, Harga...
Diancam Resesi, Harga Minyak Dunia Mulai Tunduk
Ekonomi China Menggeliat,...
Ekonomi China Menggeliat, Harga Minyak Dunia Menguat
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved