Perang Rusia Ukraina Mengubah Wajah Perdagangan Minyak Global

Kamis, 24 November 2022 - 06:38 WIB
loading...
Perang Rusia Ukraina...
Peta pasokan minyak mentah dunia sedang digambar ulang sepenuhnya setelah pecahnya perang Rusia Ukraina, menurut para analis. Lonjakan biaya pengiriman minyak mentah mendorong harga energi. Foto/Dok Zuma Press/Wall Street Journal
A A A
LONDON - Lonjakan biaya pengiriman minyak mentah antara pelabuhan ke pelabuhan di dunia mendorong harga energi. Bahkan ketika prospek suram ekonomi telah menyeret minyak mentah mendekati level terendah tahun ini.

Baca Juga: Sanksi Terbaru Uni Eropa ke Rusia Berisiko Menjerat Banyak Kapal Tanker Minyak

Dampak ekonomi dari perang di Ukraina telah memutuskan banyak rute perdagangan minyak dan produk minyak bumi yang melintasi laut Baltik dan Utara. Sekarang ketika Eropa berebut untuk menemukan pemasok baru dan Rusia ingin mengirim ekspor ke tempat lain, kapal tanker menghabiskan lebih banyak waktu di atas air sebelum mencapai tujuan mereka.

Banyak pengiriman saat ini menghabiskan waktu lima kali lebih lama dalam perjalanan ke kilang atau grosir daripada yang akan mereka lakukan sebelum perang Rusia Ukraina , kata operator kapal tanker dan analis.

Hasilnya adalah bahwa lebih sedikit kapal yang tersedia dalam armada global yang memiliki sedikit prospek untuk berkembang dengan cepat secara ukuran, serta menggerus keuntungan bagi perusahaan pelayaran.

Rata-rata kapal tanker telah menghasilkan lebih dari USD40,000 sehari selama empat bulan, peregangan terpanjang mereka dalam 15 tahun, menurut pialang kapal Clarksons yang berbasis di London.

Baca Juga: Mengintip 5 Perusahaan Kapal Tanker Minyak Mentah Terbesar

Harga spot untuk pengiriman dengan kapal modern yang dikenal sebagai kapal pengangkut minyak mentah yang sangat besar, dimana membentang lebih dari tiga lapangan sepak bola panjangnya dan membawa dua juta barel minyak, melampaui USD115.100 per hari pada 18 November.

Angka itu meningkat 11 kali lipat dari tarif rata-rata harian untuk kapal dengan ukuran tersebut tahun lalu.

Kenaikan harga muncul pada saat yang penting bagi pasar minyak, dengan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutu mereka yang dipimpin Rusia akan bertemu pada 4 Desember di tengah permintaan global yang melambat dan ketegangan dengan Amerika Serikat (AS).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Rekomendasi
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
Berita Terkini
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved