Survei Listrik di Pedalaman Papua, PLN Libatkan Mahasiswa

Jum'at, 27 Juli 2018 - 10:15 WIB
Survei Listrik di Pedalaman...
Survei Listrik di Pedalaman Papua, PLN Libatkan Mahasiswa
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) menggelar Ekspedisi Papua Terang yang ditujukan untuk mewujudkan percepatan pemerataan pembangunan di Indonesia Timur, khususnya elektrifikasi di desa-desa.

Ekspedisi ini meliputi survei geografi, demografi, potensi energi baru terbarukan maupun sistem jaringan evakuasi daya di sekitar 415 desa di 24 kabupaten di Papua dan 1 kabupaten di Papua Barat.

Dalam pelaksanaannya, BUMN kelistrikan ini melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri. Dalam hal ini, PLN memberangkatkan 165 mahasiswa pencinta alam dari Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Cenderawasih (Uncen).

Para mahasiswa ini akan didampingi 130 pegawai PLN yang menjadi relawan. Tugas para relawan nanti adalah membantu pelaksanaan survei listrik yang dilakukan oleh mahasiswa.

Sebelumnya, para peserta diberikan pembekalan mulai dari pembangunan jiwa korsa dari TNI AD, pengenalan masyarakat papua dan topografi wilayah dari Papua Center UI, pemanfaatan data pengindraan jauh dari LAPAN, serta workshop fotografi dan jurnalistik dari pakar media massa.

Keberangkatan para peserta Ekspedisi Papua Terang akan dilaksanakan pada 28 Juli 2018 dari PLN Kantor Pusat, Jakarta.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan UGM Djagal Wiseso Marseno mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mempertahankan Papua. Dalam hal ini, tegas dia, pemerintah harus membangun secara cepat sehingga masyarakat Papua tidak merasa dianaktirikan.

"Ini bukan ekspedisi seperti halnya yang biasa dilakukan sebagai pecinta alam, melainkan sebuah kegiatan yang ada targetnya, bagaimana kita bisa menghasilkan sesuatu dari kegiatan ini bagi masyarakat Papua," ujar Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan UGM Djagal Wiseso Marseno dalam siaran pers, Jumat (27/7/2018).

Saat ini rasio elektrifikasi di Papua dan Papua Barat masih sekitar 53,62%. Untuk itu PLN berusaha meningkatkan rasio elektrifikasi melalui program listrik desa Papua Terang.

"Kami sangat mengapresiasi para mahasiswa dan relawan PLN yang bertekad mengikuti program ini. Lewat program survei ini dan partisipasi dari perguruan tinggi, TNI dan LAPAN, kami mengharapkan akan banyak daerah di Indonesia yang mendapatkan listrik, khususnya daerah-daerah 3T dan Papua," ujar Direktur Bisnis Regional Maluku-Papua PLN Ahmad Rofik.

Sementara, Stella Indrawaraski, mahasiswi Teknik Geomatrika ITS menyatakan keinginan untuk berkontribusi membangun negeri adalah hal yang mendasari ia dan rekan-rekannya mengikuti Ekspedisi Papua Terang.

"Saya ingin ikut membangun Indonesia, terutama di daerah-daerah Timur Indonesia yang masih minim sarana dan prasarana. Saya ingin berkontribusi dan mengabdikan ilmu-ilmu yang saya dapat di perkuliahan untuk membantu saudara-saudara di Papua," tuturnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Negara Hadir, Kampung...
Negara Hadir, Kampung Boldon di Papua Kini Terang Benderang oleh Listrik PLN
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
PLTS, Hidupkan Nyala...
PLTS, Hidupkan Nyala Terang Desa Terpencil di Pelosok Negeri
Ratusan KK di Kabupten...
Ratusan KK di Kabupten Muara Enim Hidup Tanpa Listrik
Berita Terkini
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
6 menit yang lalu
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
1 jam yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
2 jam yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
2 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
3 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
3 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved